Cegah Penipuan Travel Haji dan Umrah, Kemenhaj Siapkan Regulasi Baru

Penulis -

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid saat pembahasan PMHU di Jakarta, Kamis (13/8/2026). (Foto: Kemenhaj)

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid saat pembahasan PMHU di Jakarta, Kamis (13/8/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan aturan baru untuk memperkuat pengawasan penyelenggaraan haji dan umrah. Regulasi ini ditargetkan mampu menekan penipuan travel sekaligus memperkuat perlindungan bagi jemaah.

Kemenhaj sedang menyusun Peraturan Menteri Haji dan Umrah (PMHU) tentang Tata Cara Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi. Aturan tersebut akan menjadi landasan dalam mengawasi penyelenggaraan haji dan umrah di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, mengatakan regulasi itu tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan administratif.

Menurut Harun, aturan tersebut harus mampu mencegah penyimpangan sejak awal. Selain itu, setiap temuan perlu mendapat tindak lanjut agar pengawasan memberikan perlindungan nyata kepada jemaah.

“Saat ini penipuan semakin masif dan sudah banyak jemaah yang melapor ke Kementerian Haji dan Umrah,” ujar Harun dalam pembahasan PMHU di Jakarta, Kamis (13/08/2026).

Pembahasan PMHU Masuk Tahap Akhir

Harun berharap pembahasan terbaru dapat menjadi tahap akhir sebelum rancangan aturan memasuki proses berikutnya. Kemenhaj telah menghimpun berbagai masukan dari sejumlah pertemuan selama beberapa bulan terakhir.

Seluruh catatan tersebut kini menjadi bahan untuk menyempurnakan rancangan PMHU. Kemenhaj kemudian akan mengarahkan konsep final agar selaras dengan kebutuhan dan kepentingan jemaah haji serta umrah.

Langkah ini menjadi penting karena laporan masyarakat mengenai dugaan penipuan travel terus bermunculan. Kemenhaj pun menyiapkan tindakan pemeriksaan sebagai bagian dari upaya pengendalian.

Pemeriksaan Penipuan Travel Dimulai di Surabaya

Dalam waktu dekat, Kemenhaj akan melakukan pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Surabaya. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah setempat.

Kedua institusi tersebut menyediakan tempat untuk pelaksanaan pemeriksaan. Harun berharap langkah di luar kantor Kemenhaj dapat memberikan dampak psikologis bagi pihak yang melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  Kemenhaj Rilis Buku Paket Bimbingan Manasik Haji dan Umrah 2026, Panduan Komprehensif untuk Jemaah

“Tujuannya dilakukan pemeriksaan di luar kantor Kemenhaj, diharapkan adanya efek jera,” ujar Harun.

Setelah Surabaya, pemeriksaan serupa akan menyasar Palembang dan Banjarmasin. Kemenhaj juga mendorong Inspektorat Jenderal dan direktorat jenderal lainnya untuk ikut terlibat.

Keterlibatan lintas unit tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dalam menangani praktik penipuan penyelenggaraan haji dan umrah. Dengan langkah tersebut, pengawasan tidak hanya mengandalkan regulasi, tetapi juga tindakan terhadap laporan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru