Hari ke-14 Haji 2026: 81.992 Jemaah Sudah Diberangkatkan, Kemenhaj Perketat Layanan Lansia dan Disabilitas

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. (Foto: Kemenhaj)

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki hari ke-14 dengan proses yang berjalan lancar.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memastikan seluruh tahapan pemberangkatan, kedatangan, serta mobilisasi jemaah berlangsung tertib dan terkendali.

Data per Minggu, 3 Mei 2026, mencatat sebanyak 211 kelompok terbang (kloter) dengan 81.992 jemaah dan 841 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah itu, 199 kloter dengan 77.269 jemaah dan 793 petugas sudah tiba di Madinah.

Selanjutnya, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah berlangsung bertahap. Hingga kini, 52 kloter dengan 20.689 jemaah dan 212 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib serta mempersiapkan puncak ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menegaskan operasional haji tetap berada dalam kondisi aman dan terpantau.

“Seluruh proses pemberangkatan dan pergerakan jemaah berjalan lancar dan terkendali. Kami memastikan setiap jemaah mendapat pendampingan petugas di semua titik layanan,” ujar Maria.

Layanan Kesehatan Jemaah Tetap Terpantau

Dari sisi kesehatan, petugas mencatat 8.575 jemaah menjalani rawat jalan secara kumulatif. Selain itu, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 172 jemaah ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Saat ini, sebanyak 58 jemaah masih menjalani perawatan. Secara umum, kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau melalui layanan di kloter, sektor, serta fasilitas rujukan.

Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah di Madinah pada 3 Mei 2026. Dengan demikian, total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah sembilan orang. Penyebab wafat didominasi penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.

“Kami memastikan seluruh hak jemaah terpenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji,” kata Maria.

Penguatan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas

Kemenhaj memperkuat tata kelola layanan kursi roda sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan. Kebijakan ini menargetkan jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Baca Juga :  Kemenhaj Hadirkan Dashboard Haji 2026, Tampilkan Data Jemaah hingga Penerbangan Secara Real-Time

Petugas mengelola layanan kursi roda secara terstandar dan terkoordinasi. Layanan ini mencakup sektor, transportasi antarkota, hingga area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Setiap pengguna layanan wajib memiliki Kartu Kendali resmi yang diterbitkan PPIH. Kebijakan ini bertujuan memastikan layanan tepat sasaran dan bebas penyimpangan.

“Kami memastikan layanan berjalan aman dan tanpa pungutan liar. Semua harus melalui mekanisme resmi,” tegas Maria.

Larangan Pungutan dan Imbauan bagi Jemaah

Kemenhaj melarang seluruh petugas meminta atau menerima imbalan dari jemaah. Pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan.

Selain itu, jemaah diminta menggunakan layanan kursi roda melalui jalur resmi. Mereka juga diingatkan agar tidak menggunakan jasa dorong non-prosedural karena berisiko terhadap keamanan dan biaya.

“Kami mengimbau jemaah selalu berkoordinasi dengan petugas kloter atau sektor,” ujar Maria.

Cuaca Panas, Jemaah Diminta Jaga Kesehatan

Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar bijak membawa barang bawaan, termasuk saat membeli oleh-oleh. Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran mobilitas dan distribusi bagasi.

Di sisi lain, suhu di Makkah dan Madinah mencapai 39 hingga 43 derajat Celsius. Oleh karena itu, jemaah diminta menggunakan pelindung diri seperti payung, topi, masker, serta alas kaki yang nyaman.

Jemaah juga perlu menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi selama menjalankan ibadah.

“Kami mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan agar ibadah tetap berjalan optimal,” tutup Maria.

Kemenhaj mengajak seluruh jemaah memprioritaskan kesehatan, keselamatan, dan kekhusyukan ibadah. Jemaah juga diminta segera melapor kepada petugas jika mengalami gangguan kesehatan. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB