Kemenhaj Larang City Tour Jemaah Haji Sebelum Armuzna, Fokus Jaga Kesehatan dan Stamina

Penulis -

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha. (Foto: Kemenhaj)

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan larangan ziarah maupun city tour bagi jemaah haji Indonesia sebelum rangkaian puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) selesai dilaksanakan.

Kebijakan itu bertujuan menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima menghadapi fase inti ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan Armuzna menjadi tahapan paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, jemaah membutuhkan stamina, kesiapan mental, dan kondisi kesehatan yang terjaga.

“Larangan ini bukan untuk membatasi aktivitas jemaah, tetapi sebagai langkah perlindungan agar jemaah tidak kelelahan dan tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi fase Armuzna. Pemerintah ingin memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan aman, sehat, dan khusyuk,” ujar Ichsan Marsha dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M di Makkah, Kamis (7/5/2026).

KBIHU Diminta Fokus Pembinaan Jemaah

Melalui surat edaran terbaru, Kemenhaj meminta seluruh jemaah dan pembimbing ibadah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tidak mengagendakan maupun memfasilitasi kegiatan ziarah atau city tour ke luar Kota Madinah dan Makkah sebelum Armuzna berakhir.

Kemenhaj juga meminta pembimbing KBIHU memusatkan pembinaan pada kesiapan fisik, mental, spiritual, serta pendalaman manasik menjelang wukuf dan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Selain itu, seluruh pergerakan jemaah wajib dilaporkan dan dikoordinasikan dengan petugas resmi. Koordinasi dilakukan melalui PPIH kloter, bidang perlindungan jemaah, dan sektor terkait untuk menjaga ketertiban serta keselamatan jemaah selama di Tanah Suci.

Lebih 103 Ribu Jemaah Sudah Diberangkatkan

Kemenhaj menyebut operasional penyelenggaraan ibadah haji hingga Rabu (6/5/2026) berjalan lancar dan terkendali. Sebanyak 267 kloter dengan total 103.690 jemaah dan 1.064 petugas telah diberangkatkan dari Indonesia menuju Arab Saudi.

Baca Juga :  Saudi Apresiasi Peningkatan Layanan Haji Indonesia 2026, Menhaj Sebut Terjadi Lompatan Besar

Dari jumlah tersebut, sebanyak 258 kloter dengan 100.125 jemaah telah tiba di Madinah. Sementara itu, 109 kloter dengan 42.340 jemaah sudah berada di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji.

Kemenhaj juga menyampaikan pemberangkatan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Jeddah mulai berlangsung sejak 6 Mei 2026. Kloter pertama gelombang kedua berasal dari LOP-12 dengan jumlah 389 jemaah dan empat petugas.

“Kami mengingatkan jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi haji untuk mempermudah proses perjalanan dari Bandara Jeddah menuju Makkah,” kata Ichsan.

Kemenhaj Tegaskan Larangan Haji Nonprosedural

Dalam kesempatan itu, Kemenhaj kembali mengingatkan masyarakat agar tidak berangkat haji menggunakan visa nonresmi.

Pemerintah meminta masyarakat tidak tergiur tawaran keberangkatan memakai visa ziarah, visa wisata, visa umrah, maupun skema lain yang tidak sesuai aturan Pemerintah Arab Saudi.

“Pelaksanaan ibadah haji hanya dapat dilakukan menggunakan visa haji resmi. Keberangkatan di luar prosedur resmi berisiko menimbulkan persoalan hukum, deportasi, penahanan, denda, hingga membahayakan keselamatan jemaah selama berada di Arab Saudi,” tegas Ichsan.

Untuk memperkuat pengawasan, Kemenhaj bersama Polri serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI membentuk Satuan Tugas Pencegahan Haji Nonprosedural.

Ribuan Jemaah Dapat Layanan Kesehatan

Dari sisi layanan kesehatan, Kemenhaj mencatat sebanyak 14.919 jemaah telah memperoleh layanan rawat jalan. Selain itu, 153 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan 271 jemaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.

Hingga saat ini, sebanyak 72 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi tubuh dengan mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan.

Jemaah juga diminta memperbanyak konsumsi air putih serta menggunakan pelindung diri seperti payung dan topi saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :  Masjidil Haram Padat, Jemaah Diimbau Salat di Hotel dan Masjid Sekitar Hotel

Petugas kesehatan juga meminta jemaah segera melapor apabila mengalami gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci.

“Dengan suhu di Madinah dan Makkah yang berkisar antara 38 hingga 44 derajat Celsius, kedisiplinan menjaga kesehatan menjadi sangat penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara optimal,” tutup Ichsan. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru