Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Skenario Haji di Tengah Dinamika Timur Tengah

Penulis -

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Kemenhaj)

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah menegaskan keselamatan jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut Dahnil, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada seluruh jajaran pemerintah agar memastikan perlindungan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji.

“Perintah Presiden sangat jelas, yaitu memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan berangkat menunaikan ibadah haji. Keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan,” kata Dahnil.

Ia menjelaskan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dinilai dinamis.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Karena itu, pemerintah menyiapkan berbagai skenario dan langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi kemungkinan yang dapat memengaruhi pelaksanaan ibadah haji.

“Kami diminta menyiapkan berbagai skenario secara seksama dan memastikan langkah mitigasi risiko telah dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Dahnil menambahkan, seluruh skenario yang disiapkan pemerintah nantinya akan dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai bagian dari mekanisme pengambilan keputusan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Kami sedang menyiapkan berbagai skenario dan langkah mitigasi risiko secara komprehensif. Semua skenario akan dibahas bersama DPR,” katanya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan ibadah umrah, Kementerian Haji dan Umrah sejalan dengan imbauan Kementerian Luar Negeri yang meminta masyarakat Indonesia menunda keberangkatan umrah dalam waktu dekat hingga situasi lebih kondusif.

Pemerintah menyatakan pendekatan kehati-hatian tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah tetap berjalan dengan aman serta memberikan perlindungan bagi jemaah Indonesia. (*/red)

Baca Juga :  Menhaj Apresiasi Peran Musyrif Diny dalam Mengawal Syariat Haji 1447 H

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru