Ketua PPIH Embarkasi Padang Minta Petugas Prioritaskan Jemaah Lansia dan Risti

Penulis -

Rabu, 7 Mei 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PPIH Mahyudin memimpin rapat evaluasi di Asrama Haji Padang. (Foto: Humas Kemenang Sumbar)

Ketua PPIH Mahyudin memimpin rapat evaluasi di Asrama Haji Padang. (Foto: Humas Kemenang Sumbar)

Padang, Javanusa—Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang telah memberangkatkan tiga kelompok terbang (kloter) jemaah dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Pelayanan kepada jemaah terus dievaluasi dan ditingkatkan oleh PPIH serta pendukungnya (P3IH).

Pada Kamis (7/5), Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mahyudin, yang juga menjabat Ketua PPIH, memimpin rapat evaluasi di Asrama Haji bersama Kabid Haji, M. Rifki.

Baca Juga: Haji 2025: Layanan Munakosah dan Fast Track Permudah Jemaah Haji

Dalam rapat tersebut, Mahyudin menyoroti beberapa catatan penting dari keberangkatan tiga kloter. Beberapa hal yang harus diperbaiki adalah layanan transportasi dari asrama ke bandara, sistem pelayanan satu atap (one stop service), dan prioritas bagi jemaah lansia serta berkebutuhan khusus.

Soroti Layanan Transportasi dan AC

Mahyudin mencontohkan, pada kloter pertama, salah satu bus mengalami kerusakan pada sistem pendingin udara (AC). “Hal ini tentu mengganggu kenyamanan jemaah,” tegasnya. Ia meminta pihak Lion Air segera memperbaiki atau mengganti unit bus yang tidak sesuai spesifikasi.

Menurutnya, transportasi adalah elemen krusial dalam pelayanan jemaah. “Jemaah bisa menunggu lama dalam proses boarding. Maka, armada harus nyaman dan sesuai standar,” tambahnya.

Baca Juga: Terbang Bersama Lion Air, Berikut Susunan Kloter Jemaah Embarkasi Padang 2025

Ketua PPIH juga meminta Kepala UPT Asrama Haji memastikan suhu ruangan tetap sejuk. “Jemaah kita mencapai 423 orang. Karena cuaca panas, AC yang optimal sangat diperlukan agar mereka tidak kelelahan,” jelas Mahyudin.

Lansia dan Risti Harus Diutamakan

Terkait layanan one stop service, Mahyudin mengingatkan agar jemaah tidak terlalu lama menunggu, terutama jika harus berdiri. Ia menekankan agar jemaah lansia, disabilitas, dan risiko tinggi (risti) menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Tiba di Makkah, Petugas PDG 07 Kawal Jemaah Lansia dan Disabilitas Jalani Umrah Wajib

“Kapan perlu, petugas langsung naik ke bus untuk membantu jemaah lansia. Kita harus menjemput bola,” tegasnya.

Baca Juga: Jemaah Haji Diminta Selektif Jajan, Kemenag Pastikan 127 Kali Makan di Tanah Suci

Ia juga menginstruksikan Kemenag kabupaten/kota agar lansia dan jemaah risti ditempatkan di bagian depan bus. Mereka harus didampingi petugas daerah selama perjalanan.

Kartu Identitas Khusus untuk Jemaah Prioritas

Untuk memudahkan identifikasi, panitia akan memasang kokarde atau ID card khusus kepada jemaah lansia, risti, dan disabilitas. ID card ini akan diambil kembali saat pemberangkatan.

“Dengan ID card khusus, petugas lebih mudah mengenali dan memberikan bantuan kepada jemaah prioritas,” ujar Mahyudin.

Baca Juga: Apresiasi Kemenag, Lion Air Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas

Usai rapat, Ketua PPIH bersama tim meninjau gedung kedatangan jemaah. Di tempat ini, jemaah akan mendapatkan layanan terpadu atau one stop service.

Ia berharap seluruh petugas bisa memberikan pelayanan maksimal bagi jemaah haji Embarkasi Padang.

Beberapa pejabat hadir dalam evaluasi ini, antara lain Kepala BKK Edy Mawari, Kabag Bina Mental Hendri Hasbullah, Kabid Urais Yosef Chairul, Kabid Penais Zawa Abrar Munanda, serta Kepala UPT Asrama Haji Afrizen. Juga hadir Direktur Gapura, perwakilan Lion Air, Imigrasi, serta jajaran PPIH dan P3IH Embarkasi Padang. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru