Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Padang Diperketat, Empat Lansia Jalani Observasi Kesehatan Sebelum Pulang

Penulis -

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan kesehatan jemaah haji setibanya di Padang. (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Pemeriksaan kesehatan jemaah haji setibanya di Padang. (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Padang, Javanusa—Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang tidak langsung berakhir setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Setiap jemaah wajib menjalani pemeriksaan kesehatan berlapis guna memastikan kondisi mereka aman sebelum kembali ke daerah asal.

Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), mulai dari kedatangan di bandara hingga berada di Asrama Haji Debarkasi Padang.

Dokter Klinik Kesehatan Debarkasi Padang, Resnita, mengatakan pemantauan kesehatan dimulai sejak pesawat tiba. Tim BKK langsung berkoordinasi dengan dokter kloter melalui proses serah terima kesehatan di pintu pesawat.

“Saat pesawat mendarat, tim BKK langsung melakukan serah terima dengan dokter kloter di pintu pesawat. Dari situ kami mengetahui apakah ada jemaah yang memerlukan penanganan segera atau ada kondisi kesehatan tertentu yang harus dipantau lebih lanjut,” kata Resnita saat melakukan observasi jemaah, Sabtu (13/6).

Selain pemeriksaan awal, seluruh jemaah yang tiba di Asrama Haji juga melewati pemantauan menggunakan thermal scanner. Langkah ini bertujuan mendeteksi suhu tubuh sekaligus mengidentifikasi kemungkinan gangguan kesehatan yang membutuhkan tindak lanjut.

“Setiap jemaah yang tiba juga dipantau melalui thermal scanner. Tujuannya untuk melihat kondisi suhu tubuh dan mendeteksi apabila ada indikasi gangguan kesehatan yang memerlukan tindak lanjut,” ujarnya.

Empat Jemaah Lansia Jalani Observasi

Pada kedatangan Kloter 09 Debarkasi Padang, petugas kesehatan memberikan observasi khusus kepada empat jemaah sebelum mereka diperbolehkan melanjutkan perjalanan pulang.

Kloter tersebut membawa 390 jemaah dan petugas yang berasal dari Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Padang Panjang, Payakumbuh, dan Kota Padang. Sebanyak 95 orang di antaranya merupakan jemaah lanjut usia berumur 65 tahun ke atas.

Baca Juga :  Kemenhaj Hadirkan Dashboard Haji 2026, Tampilkan Data Jemaah hingga Penerbangan Secara Real-Time

Jemaah pertama yang menjalani observasi adalah Yuliar (84) asal Kabupaten Solok. Ia mengeluhkan pusing saat tiba di BIM. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah yang tinggi.

Selain itu, Yuliar memiliki riwayat Hernia Nucleus Pulposus (HNP) atau saraf kejepit yang menyebabkan kesulitan berjalan. Petugas kemudian membawanya menggunakan ambulans dari bandara menuju Asrama Haji.

Observasi juga dilakukan terhadap Sawinar (81). Pemeriksaan menemukan kadar gula darah yang tinggi, sementara yang bersangkutan mengeluhkan nyeri yang menjalar dari pinggang hingga kaki.

Sementara itu, Martini (71) mendapatkan pemantauan karena mengalami hipokalemia atau kadar kalium dalam darah yang berada di bawah batas normal.

Adapun Andriana (67) mengalami sesak napas sesaat setelah tiba di Asrama Haji. Petugas segera membawanya menggunakan kursi roda menuju Klinik Kesehatan Debarkasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kondisi Jemaah Stabil

Meski sempat menjalani observasi, seluruh jemaah yang mendapatkan pemantauan khusus akhirnya dinyatakan dalam kondisi stabil.

“Pada Kloter 09 ada empat jemaah yang kami observasi di klinik kesehatan debarkasi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan pemantauan, alhamdulillah seluruhnya dalam kondisi stabil dan dapat melanjutkan perjalanan pulang bersama rombongan,” jelas Resnita.

Ia menegaskan observasi kesehatan merupakan prosedur standar yang bertujuan memastikan jemaah mampu melanjutkan perjalanan dengan aman, terutama bagi kelompok lanjut usia yang memerlukan perhatian lebih.

“Kami ingin memastikan seluruh jemaah yang meninggalkan Asrama Haji benar-benar dalam kondisi yang terpantau dengan baik. Jika ada keluhan kesehatan, langsung kami observasi dan tindak lanjuti sebelum mereka kembali ke daerah,” katanya.

Ribuan Jemaah Sudah Tiba di Tanah Air

Hingga kedatangan Kloter 09, total 3.515 jemaah dan petugas Debarkasi Padang telah kembali ke Indonesia. Seluruh jemaah tetap menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari prosedur debarkasi sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.

Baca Juga :  Jelang Puncak Haji, Satu Jemaah Dharmasraya Wafat di Hotel Transit Muzdalifah

PPIH Debarkasi Padang bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan terus menyiagakan layanan medis selama proses pemulangan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar setiap keluhan kesehatan yang muncul dapat segera ditangani.

“Observasi bukan berarti jemaah dalam kondisi gawat. Ini merupakan bagian dari prosedur untuk memastikan jemaah aman melanjutkan perjalanan ke daerah asal. Apalagi sebagian besar yang kami tangani jemaah lanjut usia yang memerlukan perhatian lebih,” tutup Resnita. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB