Raih Indeks Kepuasan Haji Tertinggi Sepanjang Sejarah, Kemenhaj Terima Penghargaan dari JARI

Penulis -

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj meraih penghargaan JARI atas indeks kepuasan layanan haji tertinggi sepanjang sejarah. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj meraih penghargaan JARI atas indeks kepuasan layanan haji tertinggi sepanjang sejarah. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mendapat penghargaan dari Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) atas capaian indeks kepuasan layanan haji tertinggi sepanjang sejarah.

Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

JARI menyerahkan piagam penghargaan tersebut di Kantor Kemenhaj RI, Kamis (13/8/2026). Ketua JARI Safaruddin menyerahkan piagam kepada Inspektur Jenderal Kemenhaj Dendi Suryadi.

Dendi menerima penghargaan itu dengan didampingi Inspektur Wilayah III Kemenhaj Mulyadi Nurdin. Keduanya mewakili Menteri Haji dan Umrah RI Moch. Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak.

Safaruddin mengatakan penghargaan tersebut merujuk pada capaian indeks kepuasan layanan haji Indonesia berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan adanya kemajuan dalam kualitas pelayanan dan profesionalisme penyelenggaraan haji. JARI juga menilai pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada jemaah.

“Capaian tersebut merupakan sebuah prestasi yang patut mendapatkan apresiasi dan penghargaan. Ini sekaligus mencerminkan adanya upaya peningkatan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia,” ujar Safaruddin.

Penghargaan Jadi Motivasi Kemenhaj

JARI berharap penghargaan tersebut dapat menjadi dukungan moral bagi seluruh jajaran Kemenhaj. Organisasi itu juga mendorong kementerian untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan pada penyelenggaraan haji berikutnya.

Dendi Suryadi menyambut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk terus melakukan pembenahan. Ia menilai capaian kepuasan jemaah tidak boleh membuat Kemenhaj berhenti melakukan evaluasi.

“Ini tentu menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah. Penghargaan ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak hal yang harus kita perbaiki dan tingkatkan,” ujar Irjen.

Baca Juga :  Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Dendi menegaskan bahwa capaian tersebut lahir dari kerja bersama berbagai pihak. Jajaran Kemenhaj, petugas haji, kementerian dan lembaga terkait, serta pihak lain ikut berperan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Ada seluruh jajaran Kemenhaj, petugas haji, kementerian dan lembaga terkait, serta seluruh pihak yang terlibat dalam memberikan pelayanan kepada jemaah,” katanya.

Kepuasan Jemaah Jadi Dasar Evaluasi

Dendi menyebut keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak cukup diukur melalui angka indeks kepuasan. Pemerintah juga perlu memastikan jemaah memperoleh layanan yang mudah, aman, nyaman, profesional, dan sesuai kebutuhan.

Karena itu, Kemenhaj akan menggunakan masukan serta tingkat kepuasan jemaah sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan haji. Langkah tersebut menjadi dasar untuk memperbaiki kualitas layanan dan tata kelola pada tahun-tahun berikutnya.

Penghargaan JARI pun diharapkan tidak berhenti sebagai apresiasi atas capaian Kemenhaj. Pengakuan tersebut juga menjadi dorongan bagi seluruh insan perhajian untuk menjaga kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB