Salat di Hotel Makkah Berpahala 100 Ribu Kali Lipat, PPIH Minta Jemaah Lansia Tak Paksakan ke Masjidil Haram

Penulis -

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Bimbad PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Abdul Aziz Siswanto. (Foto: Kemenhaj)

Pelaksana Bimbad PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Abdul Aziz Siswanto. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Tim Layanan Bimbingan Ibadah (Bimbad) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Makkah menegaskan bahwa salat di masjid hotel di Makkah memiliki pahala setara dengan salat di Masjidil Haram, yakni 100 ribu kali lipat.

Penegasan itu disampaikan untuk meluruskan pemahaman sebagian jemaah yang menganggap pahala salat di masjid hotel berbeda dengan Masjidil Haram.

Akibat anggapan tersebut, sejumlah jemaah tetap memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram meski kondisi fisik tidak memungkinkan.

Pelaksana Bimbad PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Abdul Aziz Siswanto, mengatakan keinginan beribadah langsung di Masjidil Haram merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh wilayah Tanah Haram memiliki keutamaan pahala yang sama.

“Seluruh wilayah Tanah Haram ini memiliki keutamaan seperti Masjidil Haram. Salat di sini pahalanya 100 ribu kali lipat,” ujar Aziz usai kegiatan Visitasi, Konsultasi, dan Edukasi (Visduk) di Hotel Lulua Almasher, kawasan Syisyah, Makkah, Selasa (5/5/2026).

Jemaah Diminta Tidak Memaksakan Diri

Aziz meminta jemaah tidak memaksakan diri menuju Masjidil Haram jika kondisi kesehatan tidak mendukung. Ia menekankan pentingnya prinsip hifdzun nafs atau menjaga keselamatan jiwa selama menjalankan ibadah haji.

“Pengennya kesana, salat, tidak salah, kalau memang fisiknya memungkinkan. Tapi harus ingat, di sini ladang untuk berbuat baik. Tapi yang paling baik ialah orang yang bisa memberikan kesempatan baik pada orang untuk berbuat baik. Maka jangan sampai kita memonopoli,” katanya.

Menurut Aziz, jemaah yang sehat juga sebaiknya tidak mengajak jemaah lain mengikuti aktivitas ibadah yang sama jika berpotensi membahayakan kondisi fisik mereka.

Ia menjelaskan, berbagai risiko kerap terjadi di area Masjidil Haram. Banyak jemaah tersesat karena lupa pintu masuk, lokasi sandal, tempat wudu, hingga titik pertemuan rombongan.

Baca Juga :  Haji 2026: Kemenhaj Siapkan Mitigasi Keamanan hingga Skema Tanazul dan Murur untuk Jemaah

“Begitu masuk ke area Masjidil Haram, bisa jadi orang tersesat jalannya. Banyak pintu. Lupa pintunya, lupa naruh sendalnya, lupa tempat wudunya, lupa tempat pertemuannya. Ini sering terjadi, jemaah hilang di Masjidil Haram,” ujarnya.

Lansia dan Jemaah Risti Diminta Optimalkan Ibadah di Hotel

Untuk mengurangi risiko tersebut, Aziz mengimbau jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan riwayat penyakit agar mengoptimalkan ibadah di masjid hotel masing-masing.

“Bagi jemaah haji yang lanjut (lansia), disabilitas dan jemaah dengan risiko tinggi, silahkan dioptimalisasikan ibadahnya di hotel masing-masing,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru