Tanah Datar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyatakan komitmennya dalam mendukung Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dukungan ini ditunjukkan melalui pembentukan 75 koperasi desa yang tersebar di seluruh nagari pada 14 kecamatan.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan hal ini usai mengikuti peluncuran nasional Kelembagaan 80.000 Koperasi Merah Putih dan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 secara virtual di Aula Kantor Bupati, Senin (21/5/2025).
“Pemkab Tanah Datar sudah membentuk 75 Koperasi Merah Putih di seluruh nagari. Ini bagian dari langkah strategis dalam mendukung instruksi Presiden melalui Inpres Nomor 9 Tahun 2025,” jelas Ahmad Fadly.
Ia menambahkan, koperasi-koperasi tersebut akan menjadi pusat aktivitas ekonomi nagari, mulai dari pengelolaan bahan pokok murah hingga distribusi pangan.
Pemkab juga telah melakukan sosialisasi kepada pemerintah nagari dan kecamatan guna mempercepat pembentukan koperasi di tingkat desa.
Program KMP digagas untuk menghidupkan kembali ekonomi desa melalui koperasi modern yang tak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Koperasi ini ditargetkan mampu menekan harga pangan dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa.
Dalam sambutannya melalui Zoom Meeting, Presiden Prabowo Subianto menyebut koperasi ini sebagai tonggak baru pemberdayaan desa.
“Hari ini kita memulai upaya besar membangun ekonomi rakyat dengan semangat gotong royong. Dari ekonomi lemah, menjadi ekonomi kuat,” kata Presiden Prabowo.
Ia menegaskan, Koperasi Merah Putih diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan ekonomi komunitas.
Selain sebagai pusat distribusi pangan, koperasi juga diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis kekeluargaan dan partisipasi warga.
Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, dalam laporannya menyebutkan per Juli 2025, telah terbentuk 81.140 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, dan 80.048 di antaranya telah berbadan hukum.
“Ini bukan koperasi biasa. KMP dirancang sebagai pusat layanan ekonomi desa dengan unit lengkap seperti gerai sembako, klinik, simpan pinjam, serta penyaluran bantuan pemerintah seperti PKH, gas, dan pupuk subsidi,” papar Budi Arie.
Turut hadir dalam peluncuran KMP di Tanah Datar jajaran Forkopimda, para kepala OPD, camat, dan wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar. (*/red)






