Tinjau Layanan Fast Track Haji di Soetta, Kemenhaj Apresiasi Komitmen Arab Saudi Permudah Jemaah

Penulis -

Minggu, 26 April 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Moch. Irfan Yusuf layanan fast track di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj Moch. Irfan Yusuf layanan fast track di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Kemenhaj)

Tangerang, Javanusa—Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf bersama jajaran meninjau pelaksanaan layanan fast track di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Sabtu (25/4/2026). Peninjauan ini menegaskan komitmen peningkatan layanan bagi jemaah haji Indonesia sejak dari tanah air.

Menhaj menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas keberlanjutan layanan fast track yang membantu kelancaran proses keberangkatan jemaah.

“Pemerintah Indonesia mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi atas layanan fast track yang membantu kelancaran proses keberangkatan jemaah haji Indonesia. Ke depan, saat fase kepulangan, Kementerian Imigrasi akan menyiapkan teknologi face recognition di Bandara Soekarno-Hatta dan Juanda untuk mempercepat layanan bagi jemaah,” ujar Menhaj.

Proses Imigrasi Selesai di Indonesia

Layanan fast track memungkinkan seluruh proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi selesai di Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Bandara Jeddah atau Madinah, jemaah tidak perlu mengantre panjang dan dapat langsung menuju transportasi ke akomodasi.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang turut hadir dalam peninjauan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Arab Saudi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas layanan kepada jemaah haji Indonesia. Kehadiran fast track memudahkan dan memberi kenyamanan bagi jemaah,” ujarnya.

Program Arahan Raja Arab Saudi

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan program fast track merupakan arahan langsung dari Raja Arab Saudi sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi tamu Allah.

“Program fast track ini adalah instruksi langsung dari Raja Arab Saudi agar seluruh layanan kepada tamu Allah dipermudah, terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar,” ungkapnya.

Empat Bandara Layani Fast Track

Tahun ini, layanan fast track beroperasi di empat bandara embarkasi, yakni Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang, Banten), Bandara Adisoemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Baca Juga :  Kemenhaj Pastikan Layanan Haji Setara di Arafah, KBIHU Dilarang Kuasai Tenda Jemaah

Di Bandara Soekarno-Hatta, layanan ini melayani 13.751 jemaah dan petugas dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG), 12.295 dari Jakarta Bekasi (JKS), serta 9.218 dari Banten (JKB). Sementara itu, Bandara Adisoemarmo Solo melayani 29.133 jemaah dan petugas, Bandara Juanda Surabaya sebanyak 44.080 jemaah dan petugas, serta Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 16.757 jemaah dan petugas.

Total 125 Ribu Jemaah Nikmati Layanan

Secara total, sebanyak 125.234 jemaah haji Indonesia akan menikmati layanan fast track tahun ini, termasuk penambahan layanan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Kemenhaj menegaskan perluasan layanan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini berfokus pada kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi seluruh jemaah sejak dari tanah air hingga tiba di Tanah Suci. (*/red)

Berita Terkait

Wamenhaj Dahnil: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji
Kemenhaj Perkuat Transformasi Layanan Haji dengan Tiga Pilar: Humanis, Profesional, dan Adaptif
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Dian Puspita Kukuhkan Bunda PAUD se-Kota Padang, Tekankan Pendidikan Karakter Anak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Pengurus Bundo Kanduang Tuah Sakato Sumbar Dikukuhkan, Perkuat Peran Perempuan Minangkabau

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dinsos Padang Pulangkan Keluarga Terlantar dari Bogor, Tujuh Anak Diupayakan Kembali Bersekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Maigus Nasir Ajak Pemuda Manfaatkan Teknologi dan Perkuat Persatuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Nagari Creative Hub Sungai Duo Diluncurkan, Vasko dan Annisa Dorong UMKM Dharmasraya Tembus Pasar Digital

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Fadly Amran Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Drainase di Padang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Pemko Padang Gandeng LAN Sumbar, Siapkan Satgas Pencegahan Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Pendaftaran Perlinsos Koto Tangah Tembus 25.158 KK, Target 40 Persen hingga Akhir 2026

Berita Terbaru