Tuntaskan Kewajiban Jemaah, Kemenhaj Pulihkan Status PT Yastha Mandiri

Penulis -

Kamis, 24 September 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah, Atty Novyanty. (Foto: Kemenhaj)

Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah, Atty Novyanty. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia kembali membuka akses Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) milik PT Yastha Mandiri.

Kemenhaj mengambil keputusan tersebut setelah PT Yastha Mandiri menyelesaikan persoalan serta memenuhi kewajibannya kepada jemaah.

Pemulihan akses berlangsung pada 21 September 2026 pukul 14.22 WIB. Sebelumnya, Kemenhaj memblokir akses SISKOPATUH perusahaan tersebut sejak 31 Agustus 2026.

Kemenhaj Evaluasi Penyelesaian Masalah

Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah, Atty Novyanty, menjelaskan bahwa pemulihan akses menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Menurut Atty, pengawasan pemerintah tidak hanya berorientasi pada pemberian sanksi. Mekanisme tersebut juga bertujuan mendorong PPIU memperbaiki layanan dan menuntaskan kewajiban kepada jemaah.

“Kami akan memulihkan hak akses penyelenggara yang terbukti beriktikad baik menyelesaikan permasalahan dan memastikan seluruh hak jemaahnya telah dipenuhi secara tuntas,” ujar Atty di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Kemenhaj lebih dahulu melakukan telaah dan evaluasi sebelum mengambil keputusan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa persoalan yang menjadi dasar pemblokiran telah memperoleh penyelesaian antara PPIU dan jemaah terkait.

Pengawasan Tetap Mengedepankan Objektivitas

Atty menegaskan, Kemenhaj tetap mengedepankan prinsip objektivitas dalam mengawasi penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

“Ketika ditemukan permasalahan, kami melakukan pengawasan dan pembinaan. Namun ketika penyelenggara menunjukkan tanggung jawab, melakukan perbaikan, dan menyelesaikan hak jemaah, pemerintah juga memberikan ruang bagi penyelenggara untuk kembali menjalankan usahanya sesuai ketentuan,” jelasnya.

Kemenhaj berharap langkah tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh PPIU. Penyelenggara perlu menjaga kualitas pelayanan dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Selain itu, perlindungan serta keamanan jemaah harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Baca Juga :  Menyiapkan Istithaah Manasik Haji Mandiri
Masyarakat Diminta Cek Legalitas PPIU

Kemenhaj juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mendaftar atau membayar paket perjalanan umrah.

Calon jemaah perlu memastikan legalitas dan status PPIU melalui aplikasi atau portal resmi SISKOPATUH sebelum melakukan transaksi.

Langkah tersebut penting untuk memastikan masyarakat memilih penyelenggara yang memiliki status sesuai ketentuan pemerintah. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB