Wamenhaj Dahnil: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

Penulis -

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Kemenhaj)

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Kemenhaj)

Manado, Javanusa—Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong keterlibatan masyarakat lintas agama dalam mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia.

Gagasan ini bertujuan memperkuat toleransi, kebinekaan, dan gotong royong melalui penyelenggaraan ibadah haji.

Dahnil menilai, pelayanan jemaah haji dapat menjadi ruang nyata bagi masyarakat Indonesia untuk menunjukkan semangat persaudaraan tanpa memandang perbedaan keyakinan.

“Fokus kita adalah memastikan jemaah haji menjadi simbol toleransi bagi umat beragama. Nantinya, petugas-petugas haji dapat melibatkan saudara-saudara kita dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan sebagainya,” ujar Wamenhaj di Manado, Jumat (30/10/2026).

Pelayanan Haji sebagai Wujud Toleransi

Dahnil menjelaskan, Indonesia memiliki masyarakat dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam.

Keberagaman tersebut merupakan kekuatan bangsa yang perlu hadir dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan ibadah haji.

Menurutnya, dukungan terhadap jemaah tidak harus terbatas pada umat Islam. Masyarakat dari berbagai agama juga dapat berkontribusi melalui semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Ia menegaskan, toleransi tidak cukup diwujudkan melalui sikap saling menghormati. Nilai tersebut perlu diterapkan melalui kerja sama dan kontribusi bersama dalam kegiatan kemasyarakatan.

Dengan pendekatan ini, penyelenggaraan haji dapat menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap sesama melampaui perbedaan agama.

Sulawesi Utara Jadi Contoh Pelibatan Masyarakat

Dahnil mencontohkan Sulawesi Utara sebagai daerah yang memiliki kehidupan masyarakat dengan tingkat keberagaman yang kuat.

Ia telah meminta jajaran terkait untuk mendorong keterlibatan kelompok agama lain dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di wilayah tersebut.

Masyarakat Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu menjadi bagian dari kelompok yang diharapkan dapat berkontribusi.

“Ini menjadi salah satu upaya menghadirkan simbol toleransi, tidak hanya di Sulawesi Utara, tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Sepekan Pemulangan Jemaah, Lebih 50% Penerbangan Garuda Alami Keterlambatan

Melalui langkah tersebut, Kementerian Haji dan Umrah ingin memperluas praktik toleransi dari Sulawesi Utara ke berbagai daerah di Indonesia.

Haji sebagai Ruang Gotong Royong Kebangsaan

Dahnil menilai, gagasan pelibatan lintas agama juga membawa pesan penting tentang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Meskipun ibadah haji merupakan kewajiban umat Islam, dukungan terhadap pelayanan jemaah dapat melibatkan siapa saja.

Semangat membantu sesama merupakan nilai kemanusiaan yang tidak dibatasi oleh perbedaan keyakinan.

Pelibatan masyarakat lintas agama juga diharapkan memperkuat hubungan antarkelompok.

Selain itu, langkah tersebut dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

Kementerian Haji dan Umrah ingin menghadirkan penyelenggaraan haji yang tidak hanya mengutamakan kualitas pelayanan ibadah.

Lebih dari itu, pelayanan haji diharapkan mencerminkan persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai karakter bangsa Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Perkuat Transformasi Layanan Haji dengan Tiga Pilar: Humanis, Profesional, dan Adaptif
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Alex Marquez Rebut Pole Position MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kedua

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Semen Padang FC Tekuk Sumsel United 1-0, Junior Batista Cetak Gol Menit ke-89

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Sempat Libur Dua Pekan, CFD Padang Kembali Digelar Minggu 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Savio Roberto Optimistis Semen Padang FC Bisa Kalahkan Sumsel United

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat, Jorge Martin ke-20

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Berita Terbaru

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Kemenhaj)

Haji/Umrah

Wamenhaj Dahnil: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:33 WIB