Waspada Haji Ilegal, Kemenhaj dan KJRI Jeddah Tegaskan Hanya Visa Resmi yang Berlaku

Penulis -

Minggu, 5 April 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj bersama KJRI di Jeddah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus keberangkatan haji ilegal. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj bersama KJRI di Jeddah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus keberangkatan haji ilegal. (Foto: Kemenhaj)

Jeddah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus keberangkatan haji ilegal, seiring pengetatan kebijakan Pemerintah Arab Saudi pada musim haji tahun ini.

Peringatan tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) dalam pertemuan dengan KJRI Jeddah.

Pertemuan ini melibatkan Direktur Jenderal Bina PHU Puji Raharjo dan Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron B Ambary di Kantor KJRI Jeddah, Jumat (3/4/2026).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan komitmen memperkuat edukasi publik agar Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terjebak dalam praktik haji non-prosedural.

Puji Raharjo menyampaikan Pemerintah Arab Saudi hanya mengakui visa haji resmi sebagai dokumen sah untuk pelaksanaan ibadah haji.

Senada, Yusron B Ambary mengingatkan masyarakat untuk memastikan jenis visa sebelum berangkat. Ia menegaskan bahwa visa ziarah, visa kunjungan, maupun dokumen lain di luar ketentuan tidak dapat digunakan untuk berhaji.

KJRI Jeddah mencatat adanya sejumlah kasus WNI yang ditindak aparat keamanan Arab Saudi karena mencoba berhaji menggunakan visa non-haji.

Modus yang ditemukan antara lain penggunaan atribut haji palsu, kartu identitas tidak sah, hingga ketidaksesuaian data visa dengan paspor.

Menurut KJRI, pelanggaran tersebut berisiko pada sanksi tegas dari otoritas Arab Saudi. Selain tidak dapat melaksanakan ibadah haji, pelanggar dapat dikenai denda, deportasi, serta larangan masuk ke Arab Saudi hingga 10 tahun.

Pertemuan itu juga membahas pemahaman keliru terkait Haji Dakhili atau haji domestik. Skema tersebut hanya diperuntukkan bagi warga lokal Arab Saudi dan ekspatriat yang memiliki izin tinggal (iqamah) minimal satu tahun, sehingga tidak dapat digunakan oleh jemaah asal Indonesia yang tidak melalui prosedur resmi.

Baca Juga :  Dear Jemaah! Catat, ini Pesan Kapus Kesehatan untuk Jemaah Sumbar Biar Tidak Kelelahan

Selain itu, masyarakat diminta mencermati tawaran haji dengan berbagai nama paket, termasuk yang dikenal sebagai Furoda.

Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak hanya berpatokan pada nama paket, tetapi memastikan ketersediaan visa haji resmi, legalitas penyelenggara, serta kesesuaian prosedur dengan ketentuan yang berlaku.

Kementerian Haji dan Umrah bersama KJRI Jeddah juga menekankan pentingnya penguatan pengawasan lintas instansi guna mencegah praktik penipuan perjalanan ibadah.

Upaya ini disertai dengan peningkatan edukasi publik dan perbaikan sistem pendataan umrah untuk mendukung perlindungan jemaah Indonesia.

Pemerintah menyatakan fokus utama adalah memastikan seluruh proses ibadah haji berjalan sesuai aturan, demi keselamatan dan kelancaran jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB