Bangunan di Kota Padang Harus Ramah dengan Bencana

Penulis -

Kamis, 19 September 2024 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan sosialisasi Standar Teknis Pembangunan Rumah Ramah Bencana yang digelar Dinas Perkim Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Pembukaan sosialisasi Standar Teknis Pembangunan Rumah Ramah Bencana yang digelar Dinas Perkim Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Kota Padang termasuk daerah rawan bencana yang terletak antara dua lempeng bumi, yaitu lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

Untuk itu, ketahanan bangunan wajib diperhatikan untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa pada saat terjadi bencana.

Hal itu disampaikan Asisten II Setda Kota Padang Didi Aryadi pada saat membuka kegiatan Sosialisasi Standar Teknis Pembangunan Rumah Ramah Bencana yang digelar Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Padang di Ruangan Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Kamis (19/9/2024).

Kondisi geografis Kota Padang ini harus disikapi dengan memastikan bahwa pendirian bangunan dan gedung harus memenuhi standar dan dapat tahan gempa.

“Bangunan harus ramah dan bersahabat dengan bencana, sehingga ketika bencana terjadi tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Didi menjelaskan, gempa besar yang melanda Kota Padang pada 2009 jadi pembelajaran berharga. Bagaimana banyak jatuh korban yang diakibatkan kondisi bangunan yang tidak sesuai standar.

“Banyak jatuh korban akibat tertimpa bangunan. Karena itu, bangunannya wajib sesuai standar,” katanya.

Bangunan yang sesuai standar dan ramah bencana juga berpengaruh terhadap sektor perekonomian. Gedung-gedung di Kota Padang harus ramah gempa, sehingga orang tidak ragu datang ke Padang.

“Jadi walaupun Kota Padang rawan bencana tapi orang tidak ragu lagi untuk datang karena mereka sudah tahu bahwa bangunan dan gedung-gedung kita di sini sudah ramah bencana,” tegasnya.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kota Padang, Virgistia Abizar menyebut peserta sosialisasi adalah KSB dari semua kecamatan, sejumlah perwakilan OPD terkait, dan pihak-pihak lain

Bertindak sebagai narasumber, Kalaksa BPBD Padang Hendri Zulviton, perwakilan PT Semen Padang, dan akademisi dari Unand.

“Tujuan kegiatan kita ini adalah meminimalisir kerusakan atau kerugian saat terjadinya bencana. Bangunan ramah bencana ini penting sebagai antisipasi dini terhadap bencana,” katanya. (*/jn01)

Baca Juga :  854 Mustahik di Kuranji Terima Paket Sembako Ramadhan Berbagi

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru