Bangkrut, Tupperware Tutup Bisnisnya di Indonesia Setelah Beroperasi 33 Tahun

Penulis -

Senin, 14 April 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tupperware Brands Corporation resmi berhenti di Indonesia setelah beroperasi selama 33 tahun. (Foto: Chris Weeks/Getty Images)

Tupperware Brands Corporation resmi berhenti di Indonesia setelah beroperasi selama 33 tahun. (Foto: Chris Weeks/Getty Images)

Jakarta, Javanusa—-Tupperware Brands Corporation mengumumkan bisnisnya resmi berhenti di Indonesia setelah beroperasi selama 33 tahun.

Pengumuman itu disampaikan usai Tupperware menyatakan bangkrut pada September 2024.

“Dengan berat hati, kami mengumumkan bahwa Tupperware Indonesia secara resmi telah menghentikan operasional bisnisnya sejak 31 Januari 2025,” bunyi dari takarir akun Instagram @tupperwareid pada Sabtu, 13 April 2025.

Selain menghentikan bisnisnya di Indonesia, Tupperware juga menyetop operasionalnya pada sebagian besar negara. Adapun keputusan itu merupakan bagian dari langkah global perusahaan.

Perusahaan produsen alat makan itu pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, konsumen dan pihak Executive Director serta Sales Force dalam perjalanan bisnis mereka.

“33 tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam kurun waktu itu, Tupperware telah menjadi bagian dari dapur, meja makan, dan moment berharga keluarga Indonesia.”

Tupperware dan beberapa anak usahanya menyatakan bangkrut dengan melayangkan Chapter 11 yakni permohonan perlindungan kebangkrutan pada Selasa, 16 September 2024.

Langkah ini diambil setelah berkurangnya permintaan produk-produk Tupperware oleh pasar dan kerugian finansial yang membengkak.

Perusahaan yang berpusat di Orlando, Florida tersebut mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Selasa malam, dengan utang sebesar US$ 818 juta (Rp 214 triliun) dan rencana untuk mencari pembeli dalam waktu 30 hari.

Namun, tiga pemberi pinjaman utama, Alden Global Capital, Stonehill Institutional Partners, dan Bank of America, yang membeli utang Tupperware dengan nilai nominal US$ 450 juta pada bulan Juli, dengan cepat menentang rencana perusahaan tersebut.

Mereka mengambil langkah langka dengan memutus akses perusahaan ke rekening bank bernilai US$ 7,4 juta dan mengajukan mosi untuk membatalkan kebangkrutan atau mengubahnya menjadi likuidasi Bab 7 yang akan memungkinkan pemberi pinjaman segera menyita perusahaan tersebut tanpa waktu dan biaya kebangkrutan Bab 11 yang panjang.

Baca Juga :  Kemendag Gelar Talkshow dan Pop-Up Store, Dorong Produk Kreatif Indonesia Tembus Pasar Global

Para ahli ekonomi menyebut masalah utama Tupperware terletak pada model bisnis yang sulit bersaing di era digital ini.

Penjualan langsung tidak lagi menarik bagi konsumen muda yang lebih suka berbelanja secara daring melalui platform e-commerce. (*)

Sumber: Tempo

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru