Kartu PATEN, Inovasi Puskesmas Sungai Rumbai Tekan Angka Hipertensi

Penulis -

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kartu PATEN, inovasi Puskesmas Sungai Rumbai berhasil menekan angka hipertensi. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Kartu PATEN, inovasi Puskesmas Sungai Rumbai berhasil menekan angka hipertensi. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Dharmasraya, Javanusa—Tingginya prevalensi hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Sungai Rumbai mendorong lahirnya inovasi Kartu PATEN.

Program ini menjadi pendekatan komprehensif untuk menangani penyakit tidak menular paling mematikan tersebut.

Kartu PATEN merupakan akronim dari Kenali, Atasi, Rehabilitasi, dan Terapkan Upaya Pantau Hipertensi. Melalui konsep ini, pasien diajak lebih sadar dan disiplin dalam mengelola tekanan darahnya.

Menurut Kepala Puskesmas Sungai Rumbai, Yulmiana Dwi, hipertensi menyumbang 35 persen dari total kunjungan deteksi dini.

Mayoritas pasien baru mengetahui kondisinya setelah muncul komplikasi serius seperti stroke atau gagal ginjal.

Kartu PATEN hadir sebagai sistem pencatatan riwayat medis yang terintegrasi dan dapat diakses di berbagai fasilitas layanan, termasuk saat pasien dirujuk atau berpindah domisili.

Kartu ini juga dilengkapi kode QR yang menghubungkan pasien ke layanan konsultasi daring, video edukasi, serta panduan senam hipertensi.

Program ini diperkuat oleh LADO KUTU (Layanan Dokter ke Pustu), yang memungkinkan tenaga medis melakukan kunjungan rutin ke pos kesehatan pembantu.

Dengan layanan ini, kendala jarak yang selama ini menghambat kontrol rutin bisa diatasi.

Penerapan Kartu PATEN menunjukkan hasil positif. Pada tahun pertama, 1.097 pasien hipertensi berhasil dikendalikan.

Angka ini terus meningkat, menjadi 1.224 pada 2023, dan mencapai 1.384 hingga pertengahan 2024.

Peningkatan tidak hanya terlihat dari jumlah, tetapi juga dari tingkat kepatuhan pasien. Semakin banyak pasien yang rutin mengonsumsi obat dan menjalani pola hidup sehat.

Salah satu pasien, M. Zaini (56), warga Jorong Sungai Limau, mengaku kondisi kesehatannya membaik sejak mengikuti program.

Ia dibantu anaknya dalam mengakses aplikasi pemantau tekanan darah dan mengikuti video senam dari rumah.

“Kini saya jarang merasa pusing. Setiap pagi ada jadwal senam bersama keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Maulid Nabi di Parupuk Tabing, Maigus Nasir Ajak Orang Tua Biasakan Anak Salat Subuh di Masjid

Yulmiana menekankan, keterlibatan keluarga sangat penting. “Program ini tidak hanya menyembuhkan, tetapi membangun ekosistem keluarga sehat yang berdaya menghadapi penyakit kronis,” ujarnya.

Siap Diadopsi Lebih Luas

Puskesmas Sungai Rumbai kini membuka diri untuk berbagi panduan dan pengalaman implementasi Kartu PATEN kepada puskesmas lain.

Harapannya, model ini bisa direplikasi untuk pengendalian hipertensi secara lebih masif di wilayah lain.

“Inovasi lokal tidak selalu butuh biaya besar. Kuncinya ada pada kolaborasi, kedekatan sosial, dan konsistensi pelayanan,” tutup Yulmiana. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru