Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman, Distribusi dan Penebusan Kian Mudah

Penulis -

Kamis, 4 September 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan memastikan stok pupuk subsidi aman untuk musim tanam 2025. (Foto: Kementan)

Kementan memastikan stok pupuk subsidi aman untuk musim tanam 2025. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk kebutuhan petani menjelang Musim Tanam I Oktober–Maret (OKMAR) 2025.

Dengan stok yang cukup, percepatan tanam diharapkan berjalan lancar sehingga produktivitas pertanian terus meningkat.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alam Syah, menyebut alokasi pupuk bersubsidi pada 2025 mencapai 9,55 juta ton dan masih mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.

“Kalau ada isu kelangkaan, itu tidak benar. Distribusi dilakukan bertahap sesuai jadwal tanam petani. Kami juga terus menyempurnakan sistem e-RDKK agar penyaluran semakin akurat, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Andi di Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Distribusi Lebih Singkat dengan Skema Titik Serah

Pemerintah kini menerapkan regulasi baru melalui Perpres Nomor 6 Tahun 2025 dan Permentan Nomor 15 Tahun 2025.

Kebijakan tersebut menghadirkan mekanisme titik serah, yaitu skema distribusi baru yang memperpendek rantai pasok.

Dengan sistem ini, pupuk langsung disalurkan dari produsen ke pelaku usaha distribusi sebelum diteruskan ke kios pengecer, gapoktan, atau koperasi desa.

“Dengan sistem titik serah, jalur distribusi lebih pendek, pengawasan lebih mudah, dan petani bisa lebih cepat mendapatkan pupuk. Keberadaan pengecer tetap ada dan justru diperkuat dengan simpul distribusi baru ini,” tambah Andi.

Penebusan Pupuk Kini Lebih Praktis

Selain distribusi, mekanisme penebusan pupuk juga semakin mudah. Petani cukup menggunakan KTP karena data penerima sudah terintegrasi dengan NIK pada sistem e-RDKK. Penebusan juga dapat diwakilkan kepada kelompok tani atau anggota keluarga jika petani berhalangan.

Kemudahan ini dirasakan petani, seperti diungkapkan Mukayat, anggota Kelompok Tani Anugrah Tani, Desa Sidomulyo, Blora.

“Sekarang penebusan pupuk sangat mudah. Bisa pakai Kartu Tani, kalau tidak ada cukup KTP. Tidak perlu bolak-balik ke bank. Kalau ada yang belum dapat tahun ini, bisa dibuka lagi setiap empat bulan,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Pengukuhan DPD Gebu Minang Jabar, Wako Fadly Amran Dorong Sinergi Ranah dan Rantau  
Mentan: Pupuk Kunci Produksi Pangan Nasional

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah menjaga ketersediaan pupuk sebagai faktor kunci keberhasilan produksi pangan nasional.

“Pupuk adalah kebutuhan mendasar petani. Pemerintah hadir memastikan distribusinya lancar dan tepat sasaran. Pupuk tersedia cukup. Gunakan dengan bijak agar hasil panen meningkat dan target produksi tercapai,” tegas Mentan Amran. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 08:17 WIB

340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Berita Terbaru