Bupati Eka Putra Dukung Penuh Keltan Lewat Program Optimasi Lahan Non Rawa

Penulis -

Senin, 15 September 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat Sosialisasi dan Perjanjian Kerjasama Optimasi Lahan Non Rawa (sawah), di Gazebo Indojolito Batusangkar, Senin (15/9/2025). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat Sosialisasi dan Perjanjian Kerjasama Optimasi Lahan Non Rawa (sawah), di Gazebo Indojolito Batusangkar, Senin (15/9/2025). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan dukungan penuh kepada Kelompok Tani (Keltan) agar semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka Sosialisasi dan Perjanjian Kerjasama Optimasi Lahan Non Rawa (sawah), Senin (15/9/2025) di Gazebo Indojolito Batusangkar.

“Untuk menjadi semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing, Keltan harus memperkuat kerjasama. Selain itu, peningkatan modernisasi pertanian, pengolahan hasil, hingga lahirnya produk unggulan juga sangat penting,” ujar Eka Putra.

Bupati mengakui selama setahun terakhir produksi pertanian di Tanah Datar menurun akibat bencana alam. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah terus berupaya membangkitkan kembali sektor ini.

“Kita tidak boleh berhenti. Tanah Datar merupakan salah satu produsen pangan di Sumbar. Karena itu, kita terus mendorong sektor pertanian agar sejalan dengan program Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan,” ungkapnya.

Program Unggulan untuk Petani

Eka Putra menyebut sektor pertanian menjadi perhatian utama Pemkab Tanah Datar. Sejumlah program unggulan telah berjalan, seperti bajak sawah gratis, asuransi padi, dan berbagai program pendukung lainnya.

“Harapannya, program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat Keltan di Tanah Datar,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar Keltan selalu transparan dalam mengelola kelompoknya.

“Saya berpesan, manfaatkan bantuan sebaik mungkin, kelola secara terbuka, dan hindari kesalahpahaman agar kelompok tidak terpecah belah,” tegasnya.

Sosialisasi dan Target Optimasi Lahan

Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani, menjelaskan kegiatan ini dihadiri sekitar 180 peserta, terdiri dari perwakilan Keltan, penyuluh pertanian, dan undangan lainnya.

“Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan olah lahan. Tahap pertama difokuskan pada 27 Keltan, tahap kedua untuk 51 Keltan, sementara konstruksi optimalisasi lahan tahap dua juga ditujukan bagi 51 Keltan,” jelasnya.

Baca Juga :  Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Bupati Eka Putra Tegaskan Komitmen Jaga Ekonomi Daerah

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengungkapkan program Optimasi Lahan Sawah (Oplah) dari Kementerian Pertanian bertujuan meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas padi. Caranya melalui penataan sistem pengairan serta pengelolaan lahan petani.

“Untuk Kabupaten Tanah Datar tahun 2025, target Oplah mencapai 3.140 hektare. Program ini mencakup dua pekerjaan utama, yaitu pembangunan sumber air dan bantuan pengolahan lahan sawah,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Resmi Pimpin Polda Sumbar, Irjen Pol Jawari Disambut Welcome Parade
Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:22 WIB

Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Selasa, 29 September 2026 - 18:01 WIB

Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen

Selasa, 22 September 2026 - 08:17 WIB

340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan

Senin, 21 September 2026 - 11:27 WIB

Sari Rahmawati Dilantik jadi Kepala MTs Lubuk Kilangan, Diminta Perkuat Mutu Pendidikan

Kamis, 17 September 2026 - 14:15 WIB

Kualitas Udara Memburuk, SD-SMP di Padang Terapkan PJJ hingga 18 September

Berita Terbaru