Padang, Javanusa—Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Padang meraih predikat Prima dalam evaluasi nasional penyelenggaraan MPP Tahun 2025.
Penilaian ini dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Capaian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 1346 Tahun 2025 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik Tahun 2025.
Predikat Prima merupakan kategori tertinggi dalam penilaian MPP tingkat nasional.
Lonjakan Nilai Signifikan MPP Padang
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang, Swesti Fanloni, menyebut hasil ini menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan.
Menurutnya, evaluasi tahun ini menjadi bukti konsistensi perbaikan layanan publik.
“Tahun 2024, MPP Padang masih berpredikat cukup. Tahun 2025, kita melonjak dua tingkat menjadi Prima dengan nilai 86,38,” ujar Swesti di Kantor DPMPTSP Padang, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, penilaian KemenPAN-RB mencakup aspek integrasi layanan, standar operasional, kenyamanan sarana, hingga inovasi pelayanan berbasis digital. Seluruh indikator tersebut dinilai telah memenuhi standar nasional.
Wali Kota: Bukti Progul Padang Melayani Berjalan
Wali Kota Padang Fadly Amran turut mengapresiasi capaian MPP Padang tersebut. Ia menegaskan prestasi ini selaras dengan Program Unggulan (Progul) Padang Melayani.
“Alhamdulillah, satu per satu Progul membuahkan hasil dan mendapat pengakuan nasional. Ini menunjukkan Pemko Padang berada di jalur yang tepat,” kata Fadly Amran.
Meski demikian, ia menegaskan Pemko Padang akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kepuasan masyarakat tetap menjadi tolok ukur utama.
Hanya Tiga Kota Raih Predikat Prima
Pada evaluasi penyelenggaraan MPP Tahun 2025, hanya tiga kota di Indonesia yang meraih predikat Prima. Selain Kota Padang, dua daerah lainnya yakni Kota Banjarmasin dan Kota Tegal.
Capaian ini memperkuat posisi Kota Padang sebagai salah satu daerah dengan pelayanan publik terbaik di Indonesia.
Pemko Padang menargetkan peningkatan berkelanjutan melalui inovasi dan penguatan SDM pelayanan. (*/red)






