Mitigasi Kekeringan Diperkuat, Kementan Siapkan Strategi Jaga Produktivitas Perkebunan saat Kemarau

Penulis -

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementan memperkuat langkah mitigasi kekeringan untuk menjaga produktivitas sektor perkebunan nasional menghadapi musim kemarau. (Foto: Kementan)

Kementan memperkuat langkah mitigasi kekeringan untuk menjaga produktivitas sektor perkebunan nasional menghadapi musim kemarau. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah mitigasi kekeringan untuk menjaga produktivitas sektor perkebunan nasional menghadapi musim kemarau.

Langkah ini difokuskan pada komoditas rentan seperti kopi, kakao, kelapa sawit, dan tebu yang berpotensi terdampak penurunan produksi akibat cuaca kering.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah mendorong penerapan budidaya adaptif guna menekan dampak kemarau.

Upaya tersebut meliputi penggunaan benih unggul tahan kekeringan, pengelolaan kebun yang efisien dalam penggunaan air, serta peningkatan pendampingan kepada pekebun.

Selain itu, konservasi tanah dan air menjadi bagian penting untuk menjaga kelembapan lahan dan mendukung pertumbuhan tanaman.

Penguatan Pengelolaan Air dan Informasi Iklim

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, menyebut pemanfaatan informasi iklim dan pengelolaan air menjadi faktor kunci menjaga produktivitas.

Pemerintah juga memperkuat tata kelola air, termasuk di lahan gambut melalui pembangunan sekat kanal guna mempertahankan kelembapan tanah.

Demplot dan Pelatihan Pekebun

Sebagai langkah implementasi, Kementan mengembangkan demplot mitigasi dan adaptasi iklim. Melalui kebun percontohan ini, pekebun dilatih menerapkan teknik hemat air, pengelolaan kebun saat kemarau, serta pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik.

Pendampingan juga mencakup antisipasi hama dan penyakit tanaman yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.

Pencegahan Kebakaran Lahan

Upaya mitigasi turut diperkuat melalui program Pembukaan Lahan Tanpa Membakar (PLTB). Selain itu, dibentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun (Karlabun) serta Kelompok Tani Peduli Api di tingkat lapangan.

Pekebun dianjurkan menerapkan langkah adaptif seperti efisiensi pemupukan, penggunaan pupuk organik, serta pemantauan rutin kondisi tanaman.

Teknologi konservasi air seperti rorak dan biopori juga direkomendasikan untuk meningkatkan cadangan air di lahan.

Salah satu pekebun binaan Kementan menyebut pendampingan yang diberikan membantu dalam menghadapi perubahan pola musim.

Baca Juga :  Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Ia menyatakan pekebun mulai menyesuaikan pola tanam dan pengelolaan air untuk menghadapi kemarau yang lebih panjang dan tidak menentu. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru