Dharmasraya, Javanusa—Universitas Baiturrahmah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan University Social Responsibility (USR) ke-X yang dilaksanakan di Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah kerja Puskesmas Timpeh tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Baiturrahmah. Salah satu agenda edukasi kesehatan yang diberikan kepada masyarakat mengangkat tema “Cegah Cacingan pada Anak”, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pencegahan infeksi cacing pada anak.
Penyuluhan disampaikan oleh dr. Ruhsyahadati, Sp.MK, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah sekaligus dokter spesialis mikrobiologi klinik. Materi yang diberikan mencakup cara penularan cacing, tanda dan gejala yang perlu dikenali, serta berbagai langkah sederhana yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah cacingan pada anak.
Masyarakat diajak untuk lebih memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat, antara lain membiasakan anak mencuci tangan menggunakan sabun, memakai alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan dan memotong kuku secara teratur, mengonsumsi makanan yang bersih dan matang, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menggunakan media edukasi sehingga informasi kesehatan dapat diterima dengan lebih sederhana dan mudah dipahami. Masyarakat juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung mengenai cacingan serta langkah-langkah pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri atas dr. Ruhsyahadati, Sp.MK; dr. Rahma Triyana, M.Biomed; dr. Nana Liana, Sp.PA; dr. Roland Helmizar, Sp.PD; dr. Rifkind Malik, M.Biomed; M. Rizki Saputra, S.Si., M.Si.; dan dr. Alief Dhuha, PhD, bersama mahasiswa Universitas Baiturrahmah.
Selain kegiatan edukasi kesehatan, USR ke-X Universitas Baiturrahmah juga diisi dengan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang datang untuk memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan.
Pelaksanaan edukasi kesehatan dan pengobatan gratis dalam satu rangkaian kegiatan menjadi bentuk pendekatan yang menggabungkan aspek promotif, preventif, dan kuratif. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan ketika mengalami keluhan kesehatan, tetapi juga dibekali pengetahuan yang dapat membantu mereka menjaga kesehatan diri dan keluarganya.

Nagari Tabek juga merupakan salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Baiturrahmah angkatan 2024. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di tengah masyarakat menjadi kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan sekaligus memahami secara langsung berbagai kebutuhan dan permasalahan kesehatan di masyarakat.
Melalui kegiatan USR ke-X ini, Universitas Baiturrahmah terus mendorong sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Edukasi mengenai pencegahan cacingan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari di lingkungan keluarga. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan tangan, kuku, makanan, penggunaan alas kaki, dan sanitasi lingkungan dapat menjadi bagian penting dalam melindungi anak dari infeksi cacing dan mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Melalui semangat “Anak Bersih, Anak Sehat, Anak Hebat”, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa upaya menjaga kesehatan anak dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan lingkungan sekitar. (*)






