Banjir Rusak SPAM di Padang, Kementerian PU Siapkan Pemulihan 12 Infrastruktur Air Minum

Penulis -

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PU mempercepat perbaikan SPAM di Kota Padang setelah banjir pada 9–10 Oktober 2026 merusak sejumlah infrastruktur air bersih. (Foto: Kementerian PU)

Kementerian PU mempercepat perbaikan SPAM di Kota Padang setelah banjir pada 9–10 Oktober 2026 merusak sejumlah infrastruktur air bersih. (Foto: Kementerian PU)

Padang, Javanusa—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan langkah pemulihan terhadap 12 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Padang yang terdampak banjir pada 9–10 Oktober 2026.

Penanganan ini mencakup perbaikan infrastruktur yang rusak hingga penyusunan rencana rehabilitasi untuk menjaga keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat.

Banjir merusak sejumlah fasilitas penting, termasuk SPAM Guo Kuranji, SPAM Palukahan, dan SPAM Gunung Pangilun. Kerusakan pada fasilitas tersebut meliputi bangunan pengambilan air yang roboh, jaringan pipa transmisi yang terputus, serta area konstruksi yang terendam.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Kementerian PU memprioritaskan pemulihan fungsi SPAM agar distribusi air minum kepada warga kembali berjalan normal.

Kerusakan SPAM Guo Kuranji Ganggu 6.000 Sambungan Rumah

SPAM Guo Kuranji menjadi salah satu prioritas karena memiliki kapasitas produksi 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah (SR).

Banjir memutus pipa transmisi sepanjang 150 meter dengan diameter 300 milimeter. Kerusakan tersebut sempat mengganggu pelayanan bagi 6.000 sambungan rumah.

Kepala BPBPK Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, mengatakan tim telah menyelesaikan penyambungan pipa pada Sabtu setelah banjir terjadi.

“Pada Sabtu kemarin kami sudah menyambung dan menyelesaikan perbaikannya, sehingga pemulihan pelayanan terhadap 6.000 SR tersebut sudah teratasi,” kata Doeni.

Meski perbaikan pipa telah selesai, kerusakan bangunan intake masih menjadi perhatian dalam proses pemulihan infrastruktur. Bangunan tersebut berfungsi mengambil air baku sebelum dialirkan ke sistem pengolahan dan distribusi.

Banjir Berulang Rusak Bangunan Intake

SPAM Guo Kuranji tercatat terdampak banjir berulang pada Februari, Agustus, dan Oktober 2026. Bencana tersebut turut menghambat progres pembangunan yang sebelumnya mencapai 80 persen.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak 30 September 2026: 4 Zodiak Berpeluang Dapat Keberuntungan Finansial

Setelah bangunan intake roboh, progres fisik pekerjaan turun menjadi sekitar 60 persen. Kondisi ini menuntut perbaikan pada sejumlah bagian konstruksi agar infrastruktur dapat kembali berfungsi.

PT Hutama Karya mengerjakan perbaikan bangunan intake SPAM Guo Kuranji. Lingkup pekerjaan mencakup bangunan intake, mercu bendung, serta sayap intake dan mercu.

Project Manager PT Hutama Karya, Asih Abdurrahman, menjelaskan bahwa tim menyesuaikan pelaksanaan pekerjaan dengan tingkat kerusakan, kondisi lapangan, dan kebutuhan pemulihan fungsi infrastruktur.

“Alhamdulillah, kami berhasil memperbaikinya kembali. Saat ini kami hanya perlu membersihkan lokasi dan mengatur ulang pengecoran agar dapat membangun bendung kembali. Penyelesaian pekerjaan di Kota Padang ini ditargetkan pada Desember 2026 sesuai kontrak,” ujar Asih.

Kementerian PU Pastikan Layanan Air Minum Tetap Berjalan

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Direktorat Jenderal Cipta Karya terus mengupayakan keberlangsungan pelayanan air minum selama masa pemulihan pascabencana.

“Teman-teman dari Cipta Karya memastikan aliran PDAM tidak terganggu. Walaupun kemarin terganggu karena terdampak bencana, nanti ditangani dengan cepat. Tinggal masalah-masalahnya ini ada di sungainya dan di hulu di sana,” ujar Menteri Dody.

Selain SPAM Guo Kuranji, banjir juga berdampak pada SPAM Palukahan dan SPAM Gunung Pangilun. Material banjir menutupi bangunan intake SPAM Palukahan, sedangkan genangan air menghambat pekerjaan pembangunan prasedimen di SPAM Gunung Pangilun.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penanganan yang tidak hanya berfokus pada perbaikan fasilitas, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sungai dan kawasan hulu yang memengaruhi ketahanan infrastruktur air minum.

Kebutuhan Penanganan 12 SPAM Capai Rp134 Miliar

Untuk mendukung pemulihan jangka panjang, BPBPK Sumatera Barat telah menyusun Detail Engineering Design (DED) rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur SPAM.

Kebutuhan penanganan tanggap darurat terhadap 12 SPAM terdampak di Kota Padang diperkirakan mencapai Rp134 miliar. Sementara itu, kerugian akibat kerusakan berulang diperkirakan berkisar Rp20 miliar hingga Rp25 miliar.

Baca Juga :  Stefano Cugurra Resmi Jadi Pelatih Semen Padang FC, Bawa Rekam Jejak 3 Gelar Liga 1

BPBPK Sumatera Barat terus memprioritaskan pemulihan fungsi infrastruktur dan keberlanjutan pelayanan air minum. Pemerintah berharap perbaikan darurat dan rencana rehabilitasi dapat mempercepat pemulihan layanan sekaligus mendukung ketahanan infrastruktur terhadap bencana berikutnya. (*)

Berita Terkait

Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar 2026–2030, Raih 38 Suara
KAN Nanggalo Perkuat Pelestarian Adat, Pemko Padang Dorong Sinergi Nagari
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Rusak di Tanjung Aur dan Simpang Maut
Bunda PAUD Padang Dorong Pengasuhan Anak Berbasis Budaya Minangkabau
KAI Divre II Sumbar Periksa Jalur Padang–Indarung, Keselamatan dan Keandalan Rel Jadi Prioritas
KPID Sumbar Bekali Jurnalis TV Etika Peliputan Bencana, Tekankan Verifikasi dan Empati
Pemko Padang Benahi Drainase dan Trotoar Pasar Raya, Jalan Samudera Ditata Sepanjang 3,2 Km
DLH Padang Kerahkan 200 Petugas Bersihkan Jalan Sandang Pangan Pascapenataan Pasar Raya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Balita Hilang Tiga Hari di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal, 200 Meter dari Lokasi Awal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Satpol PP Padang Amankan 11 Orang saat Patroli Dini Hari di Khatib Sulaiman dan Batang Arau

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Berpotensi Selamatkan 5,8 Juta Jiwa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Kapolri: Kapal Tanker Pengangkut 1,16 Ton Ketamin Berulang Kali Ganti Nama

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun di Sumut, 8 Awak Kapal Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Satpol PP Padang Amankan 11 Orang Saat Patroli Dini Hari, Temukan Pemuda Konsumsi Alkohol

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Diamankan

Berita Terbaru