Padang, Javanusa—Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Jawari mengajak masyarakat memperkuat pengawasan keluarga dan lingkungan untuk mencegah judi online, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai tindak kejahatan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Jami’ Ukhuwah, kawasan Flamboyan, Kota Padang. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Irjen Pol Jawari melaksanakan salat Subuh berjemaah bersama alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.
Usai salat, Kapolda menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan pentingnya keimanan, kepedulian sosial, serta keterlibatan masyarakat dalam mencegah berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Kapolda Ingatkan Pentingnya Mensyukuri Kesehatan
Mengawali sambutannya, Irjen Pol Jawari mengajak jemaah mensyukuri nikmat kesehatan dari Allah SWT. Menurutnya, kesehatan merupakan anugerah berharga yang sering kali baru disadari ketika seseorang jatuh sakit.
Ia menggambarkan bahwa berbagai ambisi duniawi dapat kehilangan arti ketika seseorang menghadapi persoalan kesehatan.
“Ketika kita sehat, keinginan kita bermacam-macam. Ada yang ingin naik pangkat, mendapatkan jabatan lebih tinggi, memiliki lebih banyak harta dan berbagai keinginan lainnya. Namun, ketika kita sakit, semua keinginan itu seolah hilang. Yang kita harapkan hanya satu, yaitu ingin sembuh dan kembali sehat. Karena itu, mari kita syukuri nikmat kesehatan yang diberikan Allah SWT,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, ia menjelaskan tiga tujuan utama kegiatan Subuh Keliling. Pertama, mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara Polda Sumbar dengan masyarakat.
Kedua, menyampaikan pesan amar makruf nahi mungkar. Ketiga, membangun kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Kapolda menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya milik kepolisian dan pemerintah. Seluruh lapisan masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga nilai agama, norma sosial, serta hukum.
Judi Online hingga Narkoba Jadi Perhatian
Dalam kesempatan itu, Kapolda menyoroti sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Beberapa di antaranya meliputi perjudian online, penyalahgunaan narkotika, minuman keras, kejahatan seksual terhadap anak, serta kekerasan yang melibatkan anak dan remaja.
Khusus mengenai judi online, ia meminta masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam di lingkungan keluarga. Pengawasan tersebut terutama perlu menyasar anak-anak dan pasangan.
Menurut Irjen Pol Jawari, perjudian online dapat menjerat seseorang dalam kecanduan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang besar.
Untuk mengantisipasi aktivitas tersebut, Polda Sumbar terus melakukan pemantauan melalui patroli siber atau cyber patrol. Langkah ini bertujuan mendeteksi aktivitas perjudian online di ruang digital.
Selain judi online, peredaran narkotika juga menjadi perhatian serius Kapolda. Ia mengungkapkan bahwa jajaran Polda Sumbar telah menangani 137 kasus narkotika dengan lebih dari 150 tersangka.
Pengungkapan tersebut berlangsung dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sejak dirinya mengemban amanah sebagai Kapolda Sumbar.
Ia menilai angka tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memerangi narkotika. Sebab, penyalahgunaan zat terlarang tidak hanya mengancam kesehatan individu, tetapi juga masa depan generasi muda dan kehidupan sosial.
Kapolda Minta Orang Tua Perhatikan Pergaulan Anak
Persoalan lain yang mendapat perhatian Kapolda Sumbar ialah kejahatan seksual terhadap anak dan kekerasan di kalangan remaja.
Ia meminta para orang tua memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan anak. Kasih sayang, komunikasi yang terbuka, dan lingkungan keluarga yang harmonis menjadi bagian penting dalam perlindungan anak.
Kapolda juga mengingatkan sejumlah faktor yang perlu mendapat perhatian, seperti kurangnya pengawasan keluarga, konflik rumah tangga, perceraian, serta perundungan di lingkungan pendidikan.
“Anak-anak membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan perlindungan dari orang tua. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga keluarga, memperhatikan pergaulan anak, dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang baik. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban maupun terlibat dalam tindakan yang merugikan masa depan mereka,” pesannya.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku anak. Karena itu, orang tua perlu membangun komunikasi yang baik serta memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman.
Perkuat Adat Minangkabau dan Sinergi Masyarakat
Selain membahas persoalan keamanan, Irjen Pol Jawari mengajak masyarakat menjaga nilai adat dan budaya Minangkabau yang berlandaskan ajaran Islam.
Ia mengingatkan kembali filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai pedoman kehidupan masyarakat Minangkabau.
Kapolda juga menyinggung filosofi Tali Tigo Sapilin, Tungku Tigo Sajarangan. Filosofi tersebut menggambarkan pentingnya kebersamaan unsur adat, ulama, dan cerdik pandai dalam menjaga tatanan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kepolisian tidak mungkin menyelesaikan seluruh persoalan sosial dan gangguan kamtibmas tanpa dukungan masyarakat.
Keterlibatan niniak mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah, serta berbagai unsur lainnya sangat diperlukan.
“Polri tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, kebijakan Bapak Kapolda adalah bagaimana kita mengatasi berbagai persoalan tersebut secara bersama-sama. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, mari kita bergandengan tangan untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran,” tegas Irjen Pol Jawari.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan. Termasuk di dalamnya penyalahgunaan narkotika, perjudian online, dan berbagai bentuk kejahatan terhadap anak.
Warga Flamboyan Sampaikan Keluhan Aktivitas Kafe
Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan Subuh Keliling juga membuka ruang dialog antara Kapolda dengan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga Flamboyan menyampaikan sejumlah keluhan mengenai aktivitas kafe di sekitar permukiman.
Warga menilai beberapa aktivitas usaha tersebut mengganggu kenyamanan lingkungan. Keluhan mereka mencakup musik dengan volume keras, kegiatan pengunjung hingga dini hari, kemacetan, kebisingan, hingga persoalan kebersihan.
Menanggapi hal itu, Kapolda memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran kepada kepolisian.
Ia menilai komunikasi langsung menjadi bagian penting dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Kapolda Harapkan Dukungan Masyarakat
Menutup sambutannya, Irjen Pol Jawari mengajak seluruh jemaah menjadikan Subuh Keliling sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.
Ia juga meminta doa serta dukungan masyarakat agar dirinya bersama jajaran Polda Sumbar dapat menjalankan tugas dengan baik.
Dukungan tersebut diperlukan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polda Sumbar terus mendorong program Polisi Bersama Masyarakat. Program ini mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi langsung, dan kolaborasi dalam menjaga keamanan.
Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Polda Sumbar berharap situasi kamtibmas di Sumbar tetap aman, damai, dan kondusif. (*)






