Padang, Javanusa—Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang terus meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji.
Saat tiba di Asrama Haji, jemaah langsung disuguhi bubur kacang hijau hangat, roti, teh, dan air mineral 600 ml.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sumbar, Ny. Rosnimar Mahyudin, mengatakan sajian tersebut disediakan khusus untuk menyambut jemaah.
Baca Juga: Petugas Basah Kuyup Sambut Jemaah Haji di Tengah Hujan Deras, Mahyudin Beri Apresiasi
“Bubur ini sebagai bentuk ucapan selamat datang dari PPIH. Ini bisa mengobati rasa lelah jemaah,” ujarnya, Senin (12/5/2025).
Menu tersebut diberikan saat jemaah tiba di Aula Kedatangan sambil menerima informasi dari petugas yang bersiaga.
Inovasi Pelayanan di Tengah Cuaca Hujan
Berbeda dengan kelompok terbang (kloter) sebelumnya, kali ini PPIH melakukan inovasi pelayanan. Petugas langsung mengantarkan bubur ke atas bus, bukan lagi di aula.
Baca Juga: Parmi, Jemaah Haji Berkursi Roda dengan Satu Mata, Tetap Optimis Jalankan Ibadah
Rosnimar menjelaskan hujan deras membuat jemaah harus menunggu lebih lama di bus. “Supaya mereka tidak jenuh, kita antarkan langsung ke atas bus,” katanya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga kenyamanan jemaah selama proses kedatangan berlangsung.
Apresiasi dari Jemaah
Desmayanti, jemaah asal Pesisir Selatan, mengungkapkan kegembiraannya menerima bubur hangat di tengah hujan.
Baca Juga: Haji 2025: Layanan Munakosah dan Fast Track Permudah Jemaah Haji
“Buburnya enak, hangat, sampai habis. Terima kasih, ini sangat bermanfaat,” katanya, Minggu.
Ia juga menilai para petugas sangat ramah dan sabar. “Semua dilayani dengan baik. Kami merasa senang dan nyaman,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Fatmawati. Ia merasa terharu menerima bubur tersebut. “Pelayanan petugas hebat, baik dan ramah. Saya bersyukur dan bahagia,” ungkapnya.
Baca Juga: Apresiasi Kemenag, Lion Air Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas
Jemaah muda Aqil Miftahul Rizki juga merasa senang. “Rasanya enak. Pelayanannya baik. Terima kasih kepada pemerintah,” tuturnya.
Aqil yang berangkat bersama ibunya, menggantikan almarhum ayahnya, berharap dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar. Ia ingin mewujudkan impian ayahnya yang belum sempat berhaji. (*/red)






