Jelang Armuzna, Jemaah Haji Risti Embarkasi Padang Dapat Pengawasan Khusus dari Dokter KKHI Makkah

Penulis -

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kesehatan melakukan pemeriksaan jemaah haji risti Embarkasi Padang. (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Tim Kesehatan melakukan pemeriksaan jemaah haji risti Embarkasi Padang. (Foto: Humas Kemenhaj Sumbar)

Makkah, Javanusa—Menjelang puncak ibadah haji Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), tim kesehatan memperketat pengawasan terhadap jemaah haji risiko tinggi (risti) Embarkasi Padang di Kota Makkah.

Dokter spesialis dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah turun langsung ke hotel jemaah untuk memastikan kondisi kesehatan tetap stabil.

Tim kesehatan melakukan visitasi langsung ke hotel tempat jemaah menginap. Petugas mendatangi kamar-kamar jemaah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi tubuh, serta memastikan kebutuhan obat-obatan terpenuhi selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pelayanan jemput bola bagi jemaah lansia dan risiko tinggi yang membutuhkan pengawasan intensif menjelang fase terpadat pelaksanaan ibadah haji.

Dokter Spesialis Turun Langsung ke Hotel Jemaah

Dokter spesialis yang terlibat dalam visitasi itu antara lain dr. Risma, Sp.KJ, dr. Agus Sulistiawati, Sp.N, dan dr. Ika, Sp.KJ bersama tim kesehatan KKHI Makkah. Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah sekaligus Kepala KKHI Makkah, dr. Edi Supriyatna, MKK, turut memantau kegiatan tersebut.

Petugas Kesehatan Haji Kloter PDG 12, dr. Maulidya Rahmi, mengatakan sebagian jemaah kategori risiko tinggi memiliki penyakit penyerta dan keterbatasan aktivitas. Karena itu, mereka membutuhkan pemantauan rutin selama berada di Makkah.

“Pelayanan dilakukan langsung melalui visitasi ke hotel tempat jemaah menginap agar pemantauan kesehatan berjalan maksimal,” kata Maulidya, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, pelayanan langsung ke hotel menjadi langkah penting karena suhu udara di Makkah terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem berisiko memicu kelelahan dan dehidrasi pada jemaah apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Tim Medis Ingatkan Jemaah Hemat Tenaga

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tim medis juga memberikan edukasi kepada jemaah dan pendamping. Edukasi itu mencakup pengaturan aktivitas, konsumsi cairan, pola istirahat, hingga penggunaan obat rutin selama menjalani ibadah haji.

Baca Juga :  Penguatan Mental Jelang Puncak Haji, Jemaah Embarkasi Padang di Tower 9A Ikuti Kulsum Harian

“Jemaah diimbau mulai menghemat tenaga jelang Armuzna. Jangan memaksakan diri melakukan aktivitas fisik berlebihan sebelum puncak haji,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan seluruh jemaah Embarkasi Padang asal Sumatera Barat dan Bengkulu kini sudah berada di Kota Makkah. Sebelas kloter yang sebelumnya tiba di Madinah juga telah bergeser secara bertahap ke Makkah sejak awal Mei lalu.

Menurut Rifki, pengawasan kesehatan terhadap jemaah menjadi perhatian serius menjelang Armuzna. Pasalnya, kepadatan jemaah dari berbagai negara mulai meningkat di Kota Makkah.

“Tim kesehatan kloter bersama KKHI terus melakukan pengawasan langsung ke hotel-hotel jemaah. Ini langkah nyata untuk memastikan jemaah, terutama lansia dan risiko tinggi, tetap sehat menghadapi puncak haji,” kata Rifki.

Kesiapan Fisik Jadi Faktor Penting

Rifki mengingatkan jemaah agar memprioritaskan ibadah wajib dan menjaga kondisi tubuh selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kesiapan fisik menjadi faktor penting agar jemaah mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

“Puncak haji membutuhkan tenaga dan kondisi fisik yang kuat. Karena itu jemaah diminta menjaga stamina, memperbanyak istirahat, dan tidak memaksakan diri,” pungkas Rifki. (*/red)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB