Madinah, Javanusa—Kabar duka datang dari jemaah haji Embarkasi Padang. Seorang jemaah asal Kota Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 04 dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi.
Jemaah bernama Tukiman Sadi Kromo Karso (54) meninggal dunia pada Rabu (29/4/2026) pukul 07.15 Waktu Arab Saudi. Ia merupakan warga Kota Bengkulu yang masuk dalam Kloter 04 Embarkasi Padang.
Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) PDG 04, Ns. M. Arrayan, melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua PPIH Embarkasi Padang, M. Rifki. Laporan itu disampaikan sambil menunggu Certificate of Death dari rumah sakit.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar Rifki, menjelaskan almarhum memiliki riwayat penyakit jantung dan masuk kategori risiko tinggi. Namun, saat berangkat dari Embarkasi Padang pada Senin (27/4/2026), kondisi almarhum dilaporkan stabil.
Setibanya di Madinah, almarhum sempat melaksanakan salat di Masjid Nabawi, kemudian kembali ke hotel untuk beristirahat.
Pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 Waktu Arab Saudi, petugas menemukan almarhum dalam kondisi tidak sadarkan diri di pelataran Masjid Nabawi. Tim kesehatan kloter bersama tenaga medis setempat langsung memberikan pertolongan pertama.
Petugas kemudian membawa almarhum ke RS As Salam Madinah untuk penanganan lanjutan. Meski telah mendapatkan tindakan medis, dokter menyatakan almarhum meninggal dunia.
Penyebab dan Penanganan
Berdasarkan keterangan medis, almarhum meninggal akibat serangan jantung atau acute myocardial infarction yang dipicu penyumbatan pembuluh darah koroner. Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Aceng Sp.An.
Petugas kloter telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses pemulasaraan jenazah. Almarhum telah disalatkan dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah.
Imbauan Jaga Kesehatan
Rifki menyampaikan duka cita atas wafatnya jemaah tersebut. Ia berharap almarhum mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan. Selain itu, Rifki mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.
“Jaga kondisi tubuh, atur aktivitas ibadah, dan kurangi kegiatan di luar yang tidak mendesak. Ikuti arahan petugas agar kesehatan tetap terjaga,” ujarnya. (*/red)






