Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman

Penulis -

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj, Mochamad Irfan Yusuf dan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Mendagri Tito Karnavian dalam pertemuan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj, Mochamad Irfan Yusuf dan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Mendagri Tito Karnavian dalam pertemuan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah mulai memperkuat validasi data jemaah haji untuk memastikan daftar tunggu keberangkatan lebih akurat dan transparan.

Langkah tersebut dilakukan melalui integrasi data antara Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dan basis data kependudukan Dukcapil.

Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah membahas langkah tersebut bersama Menteri Dalam Negeri dalam pertemuan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pertemuan itu menghasilkan dua fokus kerja sama. Pertama, pemadanan data jemaah haji dalam masa tunggu. Kedua, peningkatan kualitas pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji di berbagai daerah.

Data Siskohat dan Dukcapil Akan Terintegrasi

Melalui pemadanan tersebut, pemerintah akan mencocokkan data jemaah dengan informasi kependudukan secara real-time.

Integrasi Siskohat dengan sistem Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri mencakup sejumlah informasi penting.

Data itu antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), domisili terbaru, status kependudukan, hingga informasi ahli waris.

Pemerintah ingin memastikan seluruh informasi tersebut sesuai dengan kondisi dan identitas jemaah di lapangan.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan pemadanan data menjadi bagian penting untuk melindungi hak jemaah.

“Pemadanan data antara Siskohat dan Dukcapil ini merupakan langkah tegas kami untuk melindungi hak-hak jemaah sekaligus mencegah terjadinya manipulasi, perubahan, atau permainan data yang pernah ditemukan di masa lalu. Kami ingin menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang berbasis data yang 100% akurat, transparan, dan sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Mochamad Irfan Yusuf dalam keterangannya.

Nomor Antrean Jemaah Tidak Berubah

Kemenhaj memastikan proses sinkronisasi data tidak akan memengaruhi nomor porsi maupun estimasi keberangkatan jemaah.

Karena itu, jemaah tidak perlu khawatir antreannya bergeser akibat proses pemadanan tersebut. Pemerintah juga tidak meminta jemaah mengurus proses sinkronisasi secara langsung.

Baca Juga :  8 Petak Ruko di Jalan Imam Bonjol Terbakar, Damkar Padang Berjibaku Hingga Malam

Sebagian besar proses akan berlangsung otomatis melalui sistem backend. Jika petugas menemukan perbedaan data yang signifikan, kementerian atau instansi terkait di daerah akan menghubungi jemaah secara resmi.

Kemenhaj juga meminta masyarakat berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa pembaruan data dengan meminta uang, dokumen asli, maupun kata sandi.

Pemerintah menegaskan seluruh proses pemadanan data jemaah haji tidak dipungut biaya.

Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Jadi Perhatian

Selain urusan administrasi kependudukan, pemerintah membahas pelayanan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji di daerah.

Kemenhaj ingin memastikan pemeriksaan berjalan sesuai standar medis. Pemerintah juga menyiapkan langkah untuk menyeragamkan tarif pemeriksaan agar tetap wajar dan tidak memberatkan calon jemaah.

“Terkait pemeriksaan kesehatan di daerah, kami menaruh perhatian serius agar pelaksanaannya berjalan sebaik-baiknya dan memenuhi standar medis yang ada. Selain kualitas, kami bersama Kemendagri juga akan memastikan adanya standarisasi tarif pemeriksaan. Tarif ini harus berada pada tingkat yang wajar dan seragam agar tidak membebani calon jemaah haji,” kata Menhaj.

Kemendagri Siap Perkuat Koordinasi

Menteri Dalam Negeri menyambut positif dua agenda tersebut dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung pelaksanaannya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan meningkatkan koordinasi teknis antara kementerian dan pemerintah daerah.

Koordinasi tersebut mencakup pelaksanaan pemadanan Siskohat-Dukcapil serta penyusunan mekanisme pemeriksaan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Melalui sinergi ini, pemerintah berharap pelayanan haji menjadi lebih sederhana dan memberikan kepastian kepada jemaah.

Pada akhirnya, integrasi data dan penguatan layanan kesehatan diharapkan mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efisien, aman, nyaman, dan akuntabel. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB