Kemenhaj Fasilitasi Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

Penulis -

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhaj memfasilitasi mediasi pengaduan penundaan keberangkatan dan pengembalian dana jemaah dengan PT Jgrup Amanah Wisata. (Foto: Kemenhaj)

Kemenhaj memfasilitasi mediasi pengaduan penundaan keberangkatan dan pengembalian dana jemaah dengan PT Jgrup Amanah Wisata. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi terkait pengaduan penundaan keberangkatan jemaah dan persoalan pengembalian dana yang belum tuntas.

Mediasi mempertemukan mitra pemasaran sebagai pihak pelapor dengan PT Jgrup Amanah Wisata di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan mencari titik temu sekaligus memperjelas penyelesaian atas persoalan yang muncul dalam kerja sama penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Kemenhaj hadir melalui Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Rizka Anungnata, Kasubdit Bina Umrah Edayanti, serta sejumlah anggota tim terkait.

Pihak pelapor juga datang bersama kuasa hukum dari Syailendra Law Firm. Namun, PT Jgrup Amanah Wisata tidak dapat menghadiri mediasi karena alasan kesehatan dan telah menyampaikan surat keterangan sakit.

Pelapor menjelaskan, kerja sama dengan PT Jgrup Amanah Wisata telah berjalan sejak Mei 2025. Dalam perjalanannya, sejumlah keberangkatan jemaah mengalami penjadwalan ulang.

Selain persoalan jadwal, pelapor menyebut pembahasan mengenai pengembalian dana juga belum menghasilkan penyelesaian hingga saat ini.

“Sejak Mei 2025 kami telah menjalin kerja sama dengan PT Jgrup Amanah Wisata. Namun, sejumlah keberangkatan jemaah mengalami penjadwalan ulang dan proses pengembalian dana yang telah dibicarakan sampai saat ini belum diselesaikan,” kata pihak pelapor.

Kuasa Hukum Dorong Penyelesaian Damai

Kuasa hukum pelapor dari Syailendra Law Firm berharap persoalan tersebut dapat berakhir melalui kesepakatan damai.

Menurutnya, penyelesaian perlu memberikan kepastian bagi seluruh pihak. Terutama bagi jemaah yang terdampak persoalan keberangkatan dan pengembalian dana.

“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara damai dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak, terutama terkait keberangkatan serta pengembalian dana jemaah,” ujar kuasa hukum pelapor dari Syailendra Law Firm.

Baca Juga :  Kemenhaj Matangkan Skenario Biaya Haji 2027, Jaga Keseimbangan Biaya dan Layanan Jemaah

Selanjutnya, Kemenhaj akan menuangkan hasil pertemuan dalam berita acara. Dokumen tersebut menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus dasar untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Kemenhaj Siapkan Tindak Lanjut

Perwakilan Direktorat Pengawasan Haji Khusus dan Umrah, Andi Muhammad Taufik, mengatakan Kemenhaj akan melakukan mitigasi terhadap dampak persoalan tersebut.

Kementerian juga akan memperkuat koordinasi antarunit untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.

“Kementerian Haji dan Umrah akan terus melakukan mitigasi, pengawasan, pembinaan, dan penanganan pengaduan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Perlindungan jemaah menjadi perhatian utama dalam menentukan tindak lanjut atas setiap permasalahan penyelenggaraan ibadah umrah,” ujar Andi.

Kemenhaj menegaskan bahwa pengawasan dan penanganan pengaduan menjadi bagian dari upaya pemerintah melindungi jemaah.

Langkah tersebut juga bertujuan memastikan penyelenggaraan ibadah umrah berlangsung aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Mediasi diharapkan dapat membuka ruang penyelesaian yang konstruktif. Seluruh proses tetap mengedepankan perlindungan jemaah serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar
Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB