Rakernas Evaluasi Haji 2026 Jadi Awal Pembenahan Layanan, Menhaj: Jangan Terlena Apresiasi

Penulis -

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf saat Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Lapangan Makodau, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Kemenhaj)

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf saat Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Lapangan Makodau, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjadikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M sebagai titik awal memperkuat transformasi layanan haji nasional.

Forum tersebut tidak hanya mengulas pelaksanaan haji 2026, tetapi juga menyusun langkah konkret guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah pada musim haji berikutnya.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan Rakernas menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh jajaran Kemenhaj dalam mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji sekaligus merancang program perbaikan yang berkelanjutan.

Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam operasional haji tahun ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujar Menhaj saat membuka Rakernas di Lapangan Makodau, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Berhasil Menjawab Keraguan Publik

Menhaj mengingatkan sejak awal pembentukan Kemenhaj, banyak pihak mempertanyakan kesiapan lembaga baru tersebut dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji.

Keraguan itu muncul karena proses pembentukan organisasi masih berlangsung. Pada saat bersamaan, pembahasan regulasi bersama Komisi VIII DPR RI belum rampung. Sementara tahapan operasional haji sudah berjalan sehingga waktu persiapan menjadi sangat terbatas.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Menhaj menilai seluruh jajaran mampu membuktikan kapasitasnya melalui penyelenggaraan haji 2026.

“Ketika itu banyak yang mengatakan, jika kita mampu menyelenggarakan haji saja sudah merupakan sebuah keberhasilan. Alhamdulillah, pada 1 Juli lalu kita membuktikan bahwa Kemenhaj mampu menorehkan sejarah dengan sukses menyelenggarakan ibadah haji tahun 2026. Bahkan, banyak pihak menyebut penyelenggaraan haji tahun ini sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada,” katanya.

Baca Juga :  Hari Keempat Haji 2026: 15.349 Jemaah Berangkat, 9.884 Tiba di Madinah, 1 Jemaah Wafat
Apresiasi Bukan Alasan Berpuas Diri

Selain mengapresiasi seluruh petugas, Menhaj juga menyoroti peran Wakil Menteri Haji dan Umrah yang secara aktif meninjau berbagai titik layanan selama operasional haji berlangsung.

Menurutnya, kehadiran Wakil Menteri di lapangan membantu mengidentifikasi berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan sehingga perbaikan dapat dilakukan secara cepat.

“Beliau terus berkeliling, mengingatkan teman-teman di lapangan terhadap berbagai hal yang perlu diperbaiki. Alhamdulillah, hasilnya dapat kita rasakan bersama,” ujarnya.

Meski penyelenggaraan haji 2026 menuai banyak apresiasi, Menhaj mengingatkan seluruh jajaran agar tidak terlena oleh keberhasilan tersebut. Ia menilai evaluasi menyeluruh tetap menjadi kunci untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada jemaah.

“Kita tidak boleh terlena oleh berbagai apresiasi dan ucapan selamat. Kita sadar masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Rakernas evaluasi ini menjadi kesempatan bagi kita untuk membuka seluruh catatan, mengidentifikasi setiap kelemahan, dan menyusun langkah perbaikan secara bersama-sama tanpa saling menyalahkan. Semua ini demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jemaah pada tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Targetkan Rekomendasi Konkret

Menutup sambutannya, Menhaj berharap Rakernas Evaluasi Haji 2026 menghasilkan rekomendasi yang aplikatif sebagai dasar penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji pada musim berikutnya.

Ia menegaskan, perbaikan yang lahir dari forum evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan transformasi layanan haji nasional sehingga kualitas pelayanan kepada jemaah terus meningkat dari tahun ke tahun. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru