Permintaan Busana Muslim hingga Alas Kaki Naik Jelang Lebaran, Kemenperin Pastikan Pasokan Industri Aman

Penulis -

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), pakaian jadi, serta alas kaki dalam negeri siap memenuhi lonjakan permintaan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Kementerian Perindustrian menyebut peningkatan kebutuhan biasanya terjadi pada produk fesyen muslim, sarung, mukena, perlengkapan ibadah, dan alas kaki yang diproduksi industri nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) menunjukkan kinerja positif yang mendukung ketersediaan pasokan selama periode tersebut.

“Tren positif kinerja sektor IKFT menjadi modal industri nasional untuk menjaga pasokan, kualitas produk, dan keterjangkauan harga saat konsumsi meningkat menjelang Lebaran,” kata Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (13/3).

Menurutnya, Ramadan dan Idulfitri menjadi periode penting bagi industri TPT karena permintaan domestik meningkat setiap tahun.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pelaku industri biasanya mulai melakukan persiapan produksi sejak awal tahun.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan, sepanjang 2025 sektor IKFT tumbuh sekitar 5,11 persen dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 3,87 persen.

Nilai ekspor sektor ini mencapai sekitar USD47,95 miliar dan menyerap tenaga kerja hingga 6,71 juta orang.

Subsektor tekstil dan pakaian jadi mencatat pertumbuhan sekitar 5,39 persen dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 3,7 juta orang.

Secara khusus, industri tekstil dan produk tekstil juga mencatat pertumbuhan sekitar 4,64 persen. Kinerja ekspor sektor ini tetap meningkat di tengah dinamika perdagangan global.

Kementerian Perindustrian menilai sektor TPT, alas kaki, dan kosmetik memiliki peran penting dalam perekonomian karena termasuk industri padat karya dengan rantai pasok yang panjang, mulai dari bahan baku, produksi, distribusi hingga perdagangan ritel.

Selain produk sandang, permintaan juga meningkat pada produk kosmetik dan perawatan diri menjelang Lebaran. Hingga akhir 2024, industri kosmetik mencatat pertumbuhan 4,3 persen dengan nilai ekspor sekitar USD382,4 juta.

Baca Juga :  Kemenperin Dukung Kerja Sama Penempatan 4.000 Tenaga Kerja Industri Indonesia ke Jerman

Pemerintah menyatakan terus mendorong peningkatan daya saing industri melalui berbagai kebijakan, antara lain substitusi impor, fasilitasi investasi, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, serta pengembangan industri berbasis inovasi dan sertifikasi, termasuk sertifikasi halal.

Kementerian Perindustrian juga mencatat peningkatan aktivitas produksi menjelang Lebaran berdampak pada kenaikan utilisasi kapasitas industri, yang berpotensi memperkuat stabilitas lapangan kerja di sektor padat karya. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru