Prioritaskan Keselamatan Jemaah Haji Indonesia, PPIH Arab Saudi Terapkan Sistem Satu Pintu di Terminal Ajyad

Penulis -

Senin, 11 Mei 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman. (Foto: Kemenhaj)

Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman. (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerapkan sistem satu pintu dengan pola buka-tutup di Terminal Ajyad, Makkah.

Kebijakan itu diberlakukan bagi jemaah haji Indonesia yang kembali dari Masjidil Haram menuju hotel menggunakan bus Shalawat.

PPIH menerapkan kebijakan tersebut untuk menjaga keselamatan jemaah sekaligus menghindari kepadatan antrean, terutama setelah salat fardhu seperti Isya, Subuh, dan Jumat.

Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, mengatakan sistem itu diterapkan berdasarkan evaluasi pelaksanaan haji pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kenapa itu diberlakukan, jadi tahun-tahun sebelumnya memang belum ada pagarnya yang membatasi antara koridor jemaah dengan bus sehingga jemaah itu bisa langsung naik bus, tetapi kemudian tidak beraturan dan itu membahayakan jemaah,” ujar Syarif kepada Media Center Haji di Terminal Ajyad, Makkah, Sabtu (9/5/2026) malam.

Antisipasi Kepadatan dan Risiko Kecelakaan

Syarif menjelaskan, pada musim haji sebelumnya sempat terjadi insiden jemaah terjatuh hingga tertabrak bus akibat antrean yang tidak tertib.

“Ada jemaah yang jatuh tersungkur, tertabrak bus, dan sulit ditertibkan,” katanya.

Menurut Syarif, tahun ini Terminal Ajyad telah dilengkapi koridor khusus pejalan kaki bagi jemaah. Selain itu, petugas juga menyediakan pintu masuk khusus menuju area bus Shalawat agar arus jemaah lebih teratur dan aman.

Ia menambahkan, bus Shalawat kini diatur berdasarkan nomor rute masing-masing. Setelah seluruh kursi terisi, bus langsung diberangkatkan. Petugas kemudian menutup sementara pintu terminal hingga bus berikutnya tiba.

“Jadi bus itu kita tata sedemikian rupa sesuai urutan nomor rute. Baru jemaah disuruh naik. Ketika bus sudah penuh dan diberangkatkan, pintu ditutup supaya jemaah menunggu sebentar sampai bus kosong datang dan ditata lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Kesiapan Armuzna, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan
PPIH Minta Jemaah Tetap Tertib

Meski demikian, Syarif mengakui masih ada sebagian jemaah yang belum memahami mekanisme buka-tutup tersebut. Akibatnya, beberapa jemaah mengira petugas sengaja menahan mereka di terminal.

“Padahal sistem buka tutup itu sebenarnya untuk kepentingan keselamatan jemaah,” kata Syarif.

Karena itu, PPIH meminta ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter ikut memberikan pemahaman kepada jemaah agar tetap tertib dan sabar saat menunggu bus Shalawat.

“Keluarga jemaah juga diharapkan memberikan pengertian supaya jemaah tidak berbondong-bondong dan tetap sabar. Kalau bisa santai sebentar,” ujarnya.

Syarif menilai sistem tersebut cukup efektif. Berdasarkan pengamatannya, proses pengangkutan jemaah setelah salat Isya menuju kawasan Misfalah dapat selesai sekitar 58 menit.

“Menurut kami ini hal baik demi keselamatan jemaah,” katanya.

PPIH Atur Kepulangan Jemaah Secara Bertahap

Ke depan, saat seluruh jemaah haji Indonesia sudah berada di Makkah, PPIH akan berkoordinasi dengan petugas bimbingan ibadah, sektor, dan petugas haji lainnya untuk mengatur kepulangan jemaah dari Masjidil Haram secara bertahap.

“Mereka boleh ke Masjidil Haram, tapi keluarnya diatur ada yang satu setengah jam, satu jam, atau dua jam setelah salat. Itu untuk meminimalisir crowded, jemaah tidak dehidrasi, dan semuanya bisa lancar,” ujarnya.

Selain itu, PPIH juga mengupayakan agar dua pintu di Terminal Ajyad dapat difungsikan untuk memperlancar arus jemaah.

“Kita akan usahakan dua pintu mudah-mudahan bisa terbuka sehingga bisa lebih tertib,” pungkas Syarif. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB