Javanusa.com—Minyak zaitun dikenal sebagai salah satu minyak nabati yang kaya manfaat bagi kesehatan. Selain menjadi bahan masakan, minyak yang berasal dari ekstrak buah zaitun ini juga banyak dimanfaatkan untuk perawatan kulit dan mendukung pola hidup sehat.
Dilansir dari laman Alodokter, berdasarkan proses pengolahannya, minyak zaitun terbagi menjadi tiga jenis utama, yaitu extra virgin olive oil, virgin olive oil, dan pure olive oil.
Di antara ketiganya, extra virgin olive oil dianggap memiliki kualitas terbaik karena melalui proses pengolahan yang lebih minim sehingga kandungan nutrisi dan antioksidannya tetap terjaga.
Kandungan Nutrisi Minyak Zaitun
Dalam satu sendok makan atau sekitar 15 mililiter minyak zaitun terdapat sekitar 130 kalori. Minyak ini juga mengandung berbagai nutrisi penting, seperti lemak sehat, kalsium, natrium, vitamin B3, dan zat besi.
Sebagian besar kandungan lemak dalam minyak zaitun berupa lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan tersebut meliputi asam oleat, omega-3, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda.
Selain itu, minyak zaitun kaya akan senyawa antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Beragam Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan
1. Membantu Mengatasi Sembelit
Minyak zaitun dapat membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Karena itu, banyak orang memanfaatkannya sebagai salah satu cara alami untuk mengurangi keluhan sembelit.
Namun, manfaat tersebut perlu didukung dengan konsumsi air putih yang cukup serta asupan serat dari buah dan sayuran.
2. Membantu Mengendalikan Gula Darah
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat yang disertai konsumsi minyak zaitun dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Selain itu, kandungan lemak sehat di dalamnya diketahui mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Kondisi ini berpotensi menurunkan risiko diabetes tipe 2.
3. Mendukung Pengelolaan Berat Badan
Meski mengandung kalori, minyak zaitun tetap dapat menjadi bagian dari program diet sehat.
Penggunaan minyak zaitun sebagai pengganti sumber lemak jenuh dinilai membantu menjaga berat badan tetap ideal. Manfaat tersebut akan lebih optimal jika dibarengi aktivitas fisik teratur dan pola makan seimbang.
4. Menjaga Kesehatan Mulut
Minyak zaitun memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antiradang yang dapat membantu menjaga kebersihan rongga mulut.
Selain itu, sebagian orang memanfaatkan minyak zaitun untuk membantu mengurangi bau mulut yang berkaitan dengan masalah kesehatan gusi.
5. Melembapkan Kulit
Minyak zaitun banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit karena kemampuannya menjaga kelembapan alami kulit.
Penggunaan secara rutin dapat membantu mengurangi keluhan kulit kering, terutama pada area wajah, tangan, dan kaki.
6. Membantu Menjaga Tekanan Darah
Kandungan antioksidan dan asam lemak sehat dalam minyak zaitun berperan menjaga kesehatan pembuluh darah.
Dengan kondisi pembuluh darah yang lebih sehat, tekanan darah dapat lebih terkontrol. Konsumsi minyak zaitun sebagai bagian dari pola makan sehat juga berpotensi membantu mengurangi risiko hipertensi.
7. Menurunkan Kolesterol Jahat
Mengganti sumber lemak jenuh dengan minyak zaitun dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.
Di sisi lain, minyak ini juga berpotensi meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.
8. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Minyak zaitun tidak mengandung kolesterol dan kaya akan lemak sehat yang mendukung kesehatan sistem kardiovaskular.
Konsumsi rutin dalam jumlah yang tepat dapat membantu mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah yang menjadi pemicu serangan jantung dan stroke.
9. Menjaga Fungsi Otak
Kandungan antioksidan dan senyawa antiradang dalam minyak zaitun dipercaya membantu menjaga kesehatan sel-sel otak.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang kaya minyak zaitun dapat mendukung fungsi kognitif. Selain itu, pola makan tersebut juga berpotensi menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer.
10. Membantu Melindungi Sel Tubuh dari Kanker
Kandungan antioksidan dalam minyak zaitun berfungsi melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.
Karena itu, minyak zaitun sering dikaitkan dengan upaya pencegahan berbagai penyakit kronis, termasuk beberapa jenis kanker. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan manfaat tersebut.
Tips Memilih dan Menyimpan Minyak Zaitun
Untuk memperoleh manfaat yang optimal, pilih minyak zaitun jenis extra virgin. Jenis ini memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan yang relatif lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.
Minyak zaitun umumnya dikemas dalam botol berwarna gelap untuk melindungi kualitasnya dari paparan cahaya. Setelah kemasan dibuka, minyak sebaiknya digunakan dalam waktu sekitar enam bulan.
Selain itu, simpan minyak zaitun di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung agar kualitasnya tetap terjaga.
Saat membeli produk, pastikan minyak zaitun telah memiliki izin edar BPOM dan masih berada dalam masa konsumsi yang aman sesuai tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.
Minyak Zaitun Bukan Pengganti Pengobatan Medis
Meski menawarkan banyak manfaat kesehatan, minyak zaitun tidak dapat menggantikan pengobatan medis. Penderita hipertensi, penyakit jantung, stroke, maupun kondisi kesehatan tertentu lainnya tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan minyak zaitun sebagai bagian dari terapi atau pengelolaan penyakit. Dengan cara tersebut, manfaat yang diperoleh dapat lebih optimal dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. (*/red)






