Limapuluh Kota, Javanusa—Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026) sore.
Sebuah mobil terperosok ke jurang sedalam sekitar 40 meter, namun dua penumpang di dalamnya berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah tim SAR gabungan melakukan evakuasi.
Insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang menerima informasi kejadian melalui Koordinator Pos SAR Lima Puluh Kota, Roni, pada pukul 17.46 WIB.
Lokasi kecelakaan berada di kawasan Flyover Kelok Sembilan dengan koordinat perkiraan 0°04’9.02″S – 100°41’54.14″E. Titik kejadian berjarak sekitar 30,5 kilometer dari Pos SAR Lima Puluh Kota.
Dua korban yang berada di dalam kendaraan diketahui bernama Irsa (54) dan Aris (19). Keduanya merupakan warga Bukittinggi.
Tim SAR Bergerak Kurang dari 10 Menit
Usai menerima laporan, Pos SAR Lima Puluh Kota langsung mengerahkan lima personel penyelamat menuju lokasi pada pukul 17.53 WIB.
Tim menempuh perjalanan darat sekitar 45 menit sebelum tiba di lokasi kejadian pada pukul 18.45 WIB.
“Kami segera berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR yang terlibat di lapangan begitu tiba di lokasi pada pukul 18.45 WIB, dan langsung melaksanakan proses evakuasi terhadap korban,” kata Hendri, Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Sabtu malam.
Evakuasi Berlangsung Lancar
Proses penyelamatan berlangsung tanpa kendala berarti. Cuaca cerah dan kecepatan angin sekitar tiga knot mendukung kelancaran operasi di lapangan.
Tim SAR juga mengerahkan berbagai peralatan, mulai dari truk personel, peralatan ekstrikasi, perlengkapan mountaineering, alat evakuasi, peralatan medis, hingga perangkat komunikasi.
Berkat koordinasi yang baik, kedua korban berhasil dievakuasi dari dasar jurang pada pukul 18.58 WIB dalam keadaan selamat.
Selanjutnya, tim membawa Irsa dan Aris ke Rumah Sakit Adnan WD Payakumbuh untuk menjalani penanganan medis.
Operasi Libatkan Sejumlah Unsur Gabungan
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai instansi. Selain lima personel Pos SAR Lima Puluh Kota, evakuasi mendapat dukungan empat personel Polres Lima Puluh Kota, delapan petugas Damkar, enam anggota PMI, lima personel BPBD Lima Puluh Kota, serta enam warga setempat.
Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, tim gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 19.05 WIB. Seluruh personel kemudian kembali ke satuan masing-masing, sementara Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup karena seluruh korban telah berhasil diselamatkan. (*/red)






