Pasbar, Javanusa—Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Region 1A Sumatera 2026 resmi berakhir pada Minggu (12/7/2026).
Selain menyajikan persaingan sengit para crosser terbaik dari berbagai provinsi di Sumatera, ajang ini juga dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet otomotif sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Penutupan kejuaraan berlangsung di Sirkuit Permanen Peridon Siap Maju, Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, menutup langsung rangkaian kompetisi yang berlangsung selama 11–12 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Evi hadir bersama anggota DPRD Sumbar Ade Putra dan Hanapi Lubis. Ia memberikan apresiasi kepada panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.
Menurut Evi, Kejurnas Grasstrack memiliki peran lebih besar daripada sekadar memperebutkan gelar juara. Kompetisi ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet otomotif yang berkelanjutan.
“Ajang seperti ini harus terus digelar secara rutin agar menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda yang memiliki bakat di dunia balap. Kita berharap akan muncul atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama daerah ke pentas yang lebih tinggi,” ujar Evi Yandri.
Ia berharap lintasan Peridon mampu melahirkan pembalap-pembalap berbakat yang kelak mengharumkan nama Sumatera Barat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Persaingan Ketat Warnai Lintasan
Selama dua hari penyelenggaraan, lintasan Sirkuit Permanen Peridon Siap Maju dipenuhi aksi para crosser terbaik dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera. Setiap kelas menghadirkan persaingan kompetitif yang menjadi perhatian ribuan penonton.
Selain menghadirkan hiburan olahraga, kejuaraan ini juga menjadi panggung pembuktian bagi pembalap muda yang berupaya menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
Dongkrak Ekonomi dan Sport Tourism
Evi Yandri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, ofisial, dan peserta yang datang dari berbagai daerah. Ia berharap pelayanan serta keramahan masyarakat Pasaman Barat memberikan pengalaman positif sehingga para peserta kembali berkunjung ke Sumbar pada kesempatan berikutnya.
Lebih lanjut, ia menilai penyelenggaraan Kejurnas Grasstrack membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Kehadiran ribuan peserta dan penonton turut meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, jasa transportasi, penginapan, hingga sektor pariwisata lokal.
Antusiasme masyarakat yang memadati arena balap sepanjang akhir pekan menjadi bukti bahwa olahraga otomotif memiliki basis penggemar yang kuat.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi Sumbar untuk mengembangkan sport tourism melalui penyelenggaraan event berskala nasional.
Keberhasilan Grand Final Region 1A Sumatera 2026 sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Pasbar sebagai salah satu daerah yang mampu menjadi tuan rumah ajang otomotif nasional serta mendukung lahirnya pembalap-pembalap masa depan. (*)






