Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Penulis -

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ramadan. (Foto: Pexels)

Ilustrasi Ramadan. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan 1 Ramadan 1448 H jatuh pada Senin, 8 Februari 2027.

Penentuan ini mengacu pada perhitungan astronomis yang memenuhi parameter kalender global pada Ahad, 7 Februari 2027, di Darwin, Australia.

Penetapan awal Ramadan tersebut menggunakan sistem kalender yang menyatukan awal bulan kamariah bagi umat Islam di seluruh dunia.

Melalui pendekatan ini, perbedaan letak geografis dan zona waktu tidak otomatis menghasilkan tanggal awal bulan yang berbeda.

KHGT menerapkan kriteria astronomis tertentu untuk menentukan pergantian bulan. Ketika seluruh persyaratan terpenuhi di wilayah yang menjadi acuan perhitungan, kalender memberlakukan awal bulan secara global.

Perhitungan Astronomis Menjelang Ramadan 1448 H

Data astronomis mencatat ijtimak menjelang akhir Syakban 1448 H terjadi pada Sabtu, 6 Februari 2027, pukul 15.56.07 UTC.

Namun, kondisi astronomis pada hari tersebut belum memenuhi parameter Kalender Hijriah Global Tunggal. Persyaratan baru terpenuhi pada Ahad, 7 Februari 2027, berdasarkan perhitungan di Darwin, Australia.

Di kota tersebut, Matahari terbenam pada pukul 18.47.59 waktu setempat atau 09.17.59 UTC. Pada saat itu, tinggi Bulan geosentrik mencapai 5° 54′ 45″, sedangkan elongasi geosentriknya tercatat 8° 14′ 19″.

Kedua angka tersebut memenuhi batas minimum yang digunakan KHGT untuk menentukan awal bulan kamariah. Sistem ini mensyaratkan elongasi geosentrik minimal 8 derajat dan tinggi Bulan geosentrik minimal 5 derajat sebelum pukul 00.00 UTC.

Mengapa KHGT Menggunakan Kriteria Global?

KHGT menggunakan parameter astronomis sebagai dasar penentuan awal bulan, bukan semata-mata hasil pengamatan hilal di setiap negara. Karena itu, umat Islam di berbagai wilayah tidak harus menunggu hingga hilal memenuhi kriteria atau terlihat secara bersamaan di lokasi masing-masing.

Dalam sistem ini, terpenuhinya persyaratan di suatu wilayah menjadi bagian dari dasar penetapan awal bulan secara global. Pendekatan tersebut membedakan KHGT dari metode yang menjadikan hasil pengamatan lokal sebagai penentu utama pergantian bulan.

Baca Juga :  Evaluasi MTQN ke-42 Kota Padang, Pemko Siapkan Pola Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

Prinsip kesatuan kalender juga bertujuan memberikan kepastian waktu untuk pelaksanaan ibadah. Selain itu, kalender global diharapkan dapat mendukung kebutuhan administrasi, kehidupan sipil, dan perencanaan jangka panjang.

KHGT Memiliki Ketentuan Pengecualian

Meski menggunakan prinsip global, KHGT tetap memperhitungkan kondisi astronomis tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus. Salah satu skenario berkaitan dengan ijtimak di Selandia Baru sebelum fajar, kemudian terpenuhinya parameter imkan rukyat di wilayah daratan Benua Amerika.

Ketentuan tersebut mempertimbangkan posisi geografis Selandia Baru di kawasan paling timur dalam cakupan perhitungan kalender dan Benua Amerika di kawasan barat.

Mekanisme pengecualian ini menjadi bagian dari sistem untuk menjaga kesinambungan penentuan awal bulan ketika kondisi astronomis pada batas pergantian hari memerlukan penanganan khusus.

Dengan demikian, penentuan awal Ramadan dalam KHGT tidak hanya mengacu pada satu hasil pengamatan di suatu tempat. Sistem ini menggunakan parameter yang telah ditetapkan untuk menghasilkan kalender Islam dengan prinsip kesatuan global. (*)

Berita Terkait

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia
Kementan Siapkan Pengembangan Sapi Gama di 3 Provinsi, 1.000 Dosis Semen Beku Disalurkan
Bukan Sekadar Pertunjukan Musik, Ini yang Dipersoalkan MUI soal Andrea Bocelli
Bima Ayman Modjo Debut Lewat Single Rindu yang Lirih, Kisahkan Proses Pendewasaan Diri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kementan Siapkan Pengembangan Sapi Gama di 3 Provinsi, 1.000 Dosis Semen Beku Disalurkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Bukan Sekadar Pertunjukan Musik, Ini yang Dipersoalkan MUI soal Andrea Bocelli

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Bima Ayman Modjo Debut Lewat Single Rindu yang Lirih, Kisahkan Proses Pendewasaan Diri

Berita Terbaru