10 Manfaat Bulu Tangkis untuk Kesehatan, dari Menurunkan Berat Badan hingga Menjaga Jantung

Penulis -

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dua wanita beristirahat usai bermain bulu tangkis. (Foto: Pexels)

Ilustrasi dua wanita beristirahat usai bermain bulu tangkis. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Bulu tangkis dikenal sebagai olahraga yang menggabungkan kecepatan, kelincahan, dan strategi. Di balik keseruannya, aktivitas ini memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental jika dilakukan secara rutin.

Selain mudah dimainkan bersama teman atau keluarga, bulu tangkis juga termasuk olahraga aerobik yang mampu melatih hampir seluruh bagian tubuh.

Tidak heran jika banyak ahli kesehatan merekomendasikannya sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran. Berikut beragam manfaat bulu tangkis bagi kesehatan.

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bulu tangkis termasuk olahraga kardio yang mampu meningkatkan pembakaran kalori. Saat bermain, tubuh membutuhkan energi dalam jumlah besar sehingga proses metabolisme bekerja lebih optimal.

Kondisi ini membantu tubuh membakar lemak lebih efektif, baik ketika berolahraga maupun saat beristirahat. Jika diimbangi pola makan sehat, aktivitas tersebut dapat mendukung penurunan berat badan dan mengurangi risiko obesitas.

Menurut British Heart Foundation, seseorang berusia 50 tahun dengan berat badan sekitar 70 kilogram dapat membakar hingga 350 kalori saat bermain bulu tangkis.

2. Meningkatkan Fungsi Otak dan Konsentrasi

Bermain bulu tangkis menuntut pemain untuk bergerak cepat sambil mengambil keputusan dalam waktu singkat. Kombinasi aktivitas fisik dan kemampuan berpikir ini memberikan manfaat bagi kesehatan otak.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Medicine tahun 2018 menunjukkan bahwa bulu tangkis melibatkan variasi gerakan yang lebih kompleks dibandingkan berlari. Selain itu, pemain harus mengingat strategi, membaca pergerakan lawan, dan menentukan respons yang tepat selama pertandingan.

Studi lain dalam Pharmacy and Pharmacology tahun 2015 juga menemukan bahwa olahraga ini berkontribusi terhadap peningkatan konsentrasi, kewaspadaan, dan kemampuan kognitif.

3. Memperkuat Otot dan Sendi

Gerakan melompat, berlari, berputar, serta perubahan arah secara cepat membuat berbagai kelompok otot bekerja secara bersamaan. Otot paha, betis, bokong, pinggul, punggung, hingga lengan mendapatkan latihan selama permainan berlangsung.

Baca Juga :  Benjolan di Belakang Telinga: 8 Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

Di sisi lain, sendi lutut dan bahu juga aktif menopang gerakan saat mengejar maupun memukul kok. Latihan yang konsisten membantu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas sendi sehingga risiko cedera saat beraktivitas dapat berkurang.

4. Mendukung Kesehatan Mental

Manfaat bulu tangkis tidak hanya dirasakan tubuh, tetapi juga kesehatan psikologis. Saat berolahraga, otak melepaskan hormon seperti endorfin, dopamin, dan serotonin yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia.

Peningkatan hormon tersebut dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, serta meningkatkan kualitas tidur. Karena alasan itu, olahraga sering menjadi bagian dari pendekatan pendukung dalam pengelolaan gangguan kesehatan mental.

5. Membantu Mengontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes, aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Bulu tangkis sebagai olahraga aerobik membantu sel tubuh memanfaatkan insulin secara lebih efektif.

Pada diabetes tipe 2, kondisi ini memudahkan tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Sementara pada diabetes tipe 1, aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan gula darah. Meski demikian, olahraga tetap tidak dapat menggantikan pengobatan yang diresepkan dokter.

6. Menurunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Aktivitas aerobik seperti bulu tangkis membantu memperlancar sirkulasi darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Ketika aliran darah berjalan baik, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Selain itu, olahraga ini dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL yang berperan menjaga kesehatan dinding pembuluh darah. Efek tersebut berkontribusi dalam menurunkan risiko hipertensi.

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu manfaat bulu tangkis yang paling penting adalah menjaga fungsi jantung. Aktivitas fisik secara rutin membantu menurunkan kadar kolesterol jahat yang dapat membentuk plak pada pembuluh darah.

Baca Juga :  Makanan yang Harus Dihindari saat Berjerawat, Ini yang Perlu Dibatasi

Jika dibiarkan, plak tersebut berpotensi menyumbat aliran darah dan meningkatkan risiko penyakit serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal jantung, hingga serangan jantung.

Di saat yang sama, olahraga juga membantu meningkatkan kolesterol baik yang berfungsi membawa kelebihan kolesterol kembali ke hati untuk dibuang dari tubuh.

8. Meningkatkan Kemampuan Sosial

Berbeda dengan beberapa jenis olahraga individu, bulu tangkis umumnya dimainkan minimal oleh dua orang. Interaksi tersebut membuka peluang untuk membangun relasi, memperluas pertemanan, dan meningkatkan keterampilan komunikasi.

Aktivitas bersama juga dapat meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, serta semangat kompetitif yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.

9. Memperkuat Tulang

Gerakan mengayun raket, melompat, dan menahan beban tubuh saat bergerak memberikan rangsangan positif pada jaringan tulang. Tubuh akan merespons tekanan tersebut dengan meningkatkan kepadatan mineral tulang.

Penelitian yang dimuat dalam Turkish Journal of Sport and Exercise tahun 2019 menemukan bahwa pemain bulu tangkis memiliki kepadatan tulang lebih tinggi pada beberapa bagian tubuh dibandingkan atlet cabang olahraga tertentu lainnya.

Kondisi ini membantu menurunkan risiko osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang dalam jangka panjang.

10. Berpotensi Memperpanjang Usia

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga rutin berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kronis. Salah satunya dipublikasikan dalam jurnal Circulation pada 2022.

Penelitian tersebut menemukan aktivitas fisik sesuai rekomendasi mampu menurunkan risiko kematian hingga 21 persen. Bahkan, mereka yang berolahraga dua hingga empat kali lebih banyak dari rekomendasi mengalami penurunan risiko hingga 31 persen.

Untuk memperoleh manfaat optimal, orang dewasa dianjurkan melakukan olahraga aerobik intensitas sedang selama minimal 150 menit per minggu atau sekitar 30 menit per hari.

Waspadai Risiko Cedera Saat Bermain Bulu Tangkis

Meski memiliki banyak manfaat, bulu tangkis tetap menyimpan risiko cedera jika dilakukan tanpa persiapan yang memadai. Gerakan melompat, berlari cepat, dan perubahan arah mendadak dapat memberikan tekanan besar pada otot serta persendian.

Baca Juga :  Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Duel Hidup-Mati Grup D, Kalah Terancam Tersingkir

Beberapa cedera yang kerap terjadi meliputi cedera ligamen, peradangan tendon pada lutut dan bahu, radang tulang kering, radang tumit, hingga robekan tendon Achilles.

Karena itu, pemanasan sebelum bermain dan peningkatan intensitas latihan secara bertahap sangat penting untuk mengurangi risiko cedera.

Secara keseluruhan, manfaat bulu tangkis untuk kesehatan sangat beragam, mulai dari meningkatkan kebugaran, menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, hingga mendukung kesehatan mental. Dengan teknik yang benar dan latihan yang teratur, olahraga ini dapat menjadi pilihan efektif untuk menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang. (*/red)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB