Batik Tanah Liek Dikagumi Desainer Ternama Didiet Maulana

Penulis -

Jumat, 30 Agustus 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Javanusa—Perancang Busana ternama Indonesia Didiet Maulana menyatakan kekagumannya terhadap geliat pelaku UMKM batik di Tanah Air yang semakin gencar dalam memperluas pasar hingga ke luar negeri.

Salah satu yang menarik perhatian desainer muda ini Batik Tanah Liek (Tanah Liat) yang berasal dari Sumatera Barat.

Kekaguman ini diungkapkannya sewaktu mengunjungi stand Kota Padang di acara Pameran Kriyanusa Tahun 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/8/2024).

“Batik Tanah Liek ini unik dan menarik ya,” ucap Didiet sewaktu berbincang-bincang dengan Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Vanny Andree Algamar.

Menurut Didiet, motif Batik Tanah Liek yang ada pada produk pakaian, selendang, sarung, deta ini memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dipunyai daerah manapun di Indonesia.

Motif-motifnya juga menarik dengan mengambil inspirasi dari kekayaan budaya alam Minangkabau yang dipadukan motif kekinian (modern).

“Batik Tanah Liek ini sangat menjanjikan. Semoga semakin eksis dan terus memperluas pasarnya,” imbuh desainer yang baru-baru ini sukses mendesain kostum kontingen Indonesia di Olimpiade Paralympic Paris 2024.

Sementara itu, Pj Ketua Dekranasda Kota Padang mengaku bersyukur Batik Tanah Liek yang ditampilkan di stand Kota Padang pada Pameran Kriyanusa 2024 mendapat pujian dari desainer ternama Indonesia Didiet Maulana.

“Kita memilih Batik Tanah Liek untuk ditampilkan pada Pameran Kriyanusa ini karena keunggulannya di Kota Padang. Alhamdulillah mendapat pujian dan atensi dari Mas Didiet Maulana,” ucap Ny. Vanny.

Batik Tanah Liek adalah jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau. Pembuatan batik ini menggunakan tanah liat sebagai pewarna, dengan proses pembuatan kain yang direndam selama seminggu dengan tanah liat, lalu dicuci dan diberi pewarnaan alamiah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Baca Juga :  Jelang Keberangkatan, CJH Mendadak Urung Berangkat Haji

Motif yang dihasilkan terdiri dari motif tradisional Minangkabau seperti siriah dalam carano, kaluak paku, kuciang tidua, batuang kayu, tari piring dan kipas. Saat sekarang motif-motif baru juga diperkenalkan seperti motif Tabuik, Jam Gadang dan Rumah Gadang.

Batik Tanah Liek pertama kali didirikan oleh Hj. Wirda Hanim sejak 1995. Galerinya saat ini berada di Jalan Sawahan Dalam No.33, Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Juga terdapat cabang di Kabupaten Pesisir Selatan dan Dharmasraya.

Sejumlah penghargaan berhasil diraih Batik Tanah Liek salah satunya dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (Unesco) sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tahun 2009. (*/jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB