Padang, Javanusa—Hujan deras yang mengguyur Kota Padang iringi kedatangan jemaah haji kloter 04 Debarkasi Padang.
Pesawat Lion Air JT3081 yang mengangkut jemaah Bengkulu mendarat di Bandara International Minangkabau (BIM), Selasa (17/6/2025) malam.
Kedatangan jemaah disambut Kepala Kanwil Kemenag Sumbar diwakili Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, M. Rifki bersama Ketua Tim ATP, Uswatman, Hami Mulyawan, PPIH Bengkulu, PPIH dan P3IH Debarkasi Padang.
Rifki yang juga Sekretaris PPIH mengatakan, sebagai embarkasi antara, 422 jemaah asal Bengkulu ini hanya transit di BIM. Jemaah akan diterbangkan kembali ke Bengkulu dengan penerbangan domistik bersama lion air.
“Tiba di BIM jemaah akan transit kurang lebih 4 jam. Selanjutnya diterbangkan ke Bandara Fatmawati Bengkulu pukul 23.20 WIB,” jelas Rifki.
Selama transit jemaah juga disuguhi snack, makan malam khas Minang (rendang), dan minuman hangat. Dalam waktu bersamaan ketua rombongan akan mengumpulkan paspor untuk proses imigrasi.
“Karena jemaah haji dalam penerbangan international, maka seluruh paspor dikumpulkan ketua rombongan kepada tim gapura. Kemudian distempel oleh pihak imigrasi. Sekaligus penyerahan boarding domestik,” kata Rifki.
Mantan Kasubbag Humas ini juga menyampaikan kondisi jemaah dalam keadaan baik dan sehat. Namun terus dilakukan pemantauan oleh tim kesehatan BKK dan Tim Keesehatan Haji Kloter (TKHK) selama penerbangan dan saat transit.
“Pemantauan kondisi jemaah oleh tim kesehatan baik di Saudi maupun di Debarkasi cukup ketat. Mengingat adanya musibah jemaah yang wafat di pesawat. Bahkan ada dua jemaah yang sebelumnya sakit di Tanah Suci juga diperiksa intensif saat di Bandara Jeddah,” papar Rifki.
Dengan kedatangan Kloter 04, jumlah jemaah haji Debarkasi Padang yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 1.688 orang dari total 6.324 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Hingga hari ini, jumlah jemaah yang wafat mencapai 10 orang. (*/red)
Sumber: Kemenag Sumbar






