Kemenhub Prediksi 143,9 Juta Orang Mudik Lebaran 2026, Infrastruktur dan Layanan Transportasi Disiapkan

Penulis -

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menghadapi Lebaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3). (Foto: Kemenhub)

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menghadapi Lebaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3). (Foto: Kemenhub)

Jakarta, Javanusa—Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi untuk menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3).

Dalam rapat tersebut, Kementerian Perhubungan memaparkan proyeksi mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 serta langkah-langkah kesiapan transportasi di berbagai moda.

Berdasarkan hasil survei potensi pergerakan Angkutan Lebaran 2026, diperkirakan sekitar 50,60 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan. Angka itu setara dengan sekitar 143,91 juta orang.

Jumlah tersebut lebih rendah sekitar 1,75 persen dibandingkan hasil survei Angkutan Lebaran 2025 yang memperkirakan 146 juta orang melakukan perjalanan.

Namun, Menhub menyebutkan bahwa realisasi mobilitas pada Lebaran 2025 justru mencapai sekitar 154 juta orang, melampaui angka perkiraan survei.

“Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat saat Lebaran dapat melampaui proyeksi,” ujar Dudy.

Kesiapan Infrastruktur dan Layanan

Untuk menghadapi potensi lonjakan pergerakan, pemerintah menyiapkan berbagai langkah pada sektor transportasi darat, laut, udara, dan penyeberangan.

Langkah tersebut meliputi pemeriksaan kelaikan moda transportasi, penambahan armada, serta kebijakan stimulus seperti diskon tarif tiket pesawat, kapal laut, kereta api, dan layanan penyeberangan.

Pemerintah juga menyiapkan program mudik gratis, kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA), rekayasa lalu lintas, serta pengaturan operasional kendaraan angkutan barang selama periode mudik.

Pemantauan Digital dan Sistem Pengawasan

Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan angkutan Lebaran melalui sistem digital. Pemantauan meliputi pelaporan kondisi simpul transportasi, pergerakan sarana transportasi, hingga pengawasan melalui live streaming drone.

Selain itu, pemantauan juga mencakup laporan kecelakaan lalu lintas dan pengaduan masyarakat.

Menurut Menhub, sistem pengawasan juga terhubung dengan pemantauan cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta jaringan sekitar 7.159 kamera CCTV yang dikelola bersama pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi: Perhutanan Sosial Harus Optimal Tingkatkan Pendapatan Petani

Untuk mengantisipasi kepadatan menuju pelabuhan penyeberangan, pemerintah menyiapkan sistem buffer zone berlapis di kawasan Pelabuhan Merak.

Zona penyangga di jalan tol memanfaatkan sejumlah rest area mulai dari KM 13, KM 43, hingga KM 63.

Selain itu, buffer zone juga disiapkan di area Pelabuhan Merak, kawasan industri Indah Kiat, BBJ Bojonegara, Ciwandan, serta beberapa titik di jalan arteri untuk mencegah antrean kendaraan di pelabuhan.

Lima Jalur Penyeberangan Jawa–Sumatera

Selama Angkutan Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan lima jalur penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera, yaitu:

    • Merak – Bakauheni
    • Ciwandan – PT Wijaya Karya Beton
    • Ciwandan – Bakauheni
    • BBJ Bojonegara – BBJ Muara Pilu
    • PT Krakatau Bandar Samudera – Panjang (rencana kontinjensi)

Untuk rute Jawa menuju Bali dan Nusa Tenggara Barat, penyeberangan disiapkan melalui jalur Ketapang – Gilimanuk serta Jangkar – Lembar.

Kementerian Perhubungan juga mengantisipasi kemungkinan pembatasan operasional penyeberangan Jawa–Bali karena waktu perayaan Nyepi yang berdekatan dengan Idul Fitri.

Dukungan Komisi V DPR

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam menyiapkan angkutan Lebaran 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan transportasi selama periode mudik perlu memprioritaskan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta pelayanan bagi masyarakat.

Rapat kerja tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Suntana dan sejumlah pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB