Pasangan Sering Berbohong? Ini Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

Penulis -

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pasangan pria dan wanita sedang terlibat pertengkaran. (Foto: Pexels)

Ilustrasi pasangan pria dan wanita sedang terlibat pertengkaran. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Kejujuran menjadi fondasi utama dalam hubungan suami istri. Saat pasangan mulai sering berbohong, rasa percaya dapat terkikis dan memicu konflik berkepanjangan.

Meski demikian, tidak semua kebohongan muncul karena niat buruk. Memahami penyebabnya menjadi langkah awal untuk memperbaiki hubungan.

Mengapa Pasangan Suka Berbohong?

Dalam kehidupan pernikahan, kebohongan sering muncul sebagai cara menghindari pertengkaran atau melindungi diri sendiri maupun pasangan.

Banyak orang memilih tidak berkata jujur karena kesulitan menghadapi konflik dan belum mampu mencari solusi yang lebih sehat.

Tidak sedikit kebohongan berawal dari persoalan sederhana. Misalnya, pasangan membeli barang mahal tanpa sepengetahuan pasangannya karena khawatir memicu pertengkaran.

Padahal, situasi tersebut sebenarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan kesepakatan bersama, seperti mengatur ulang pengeluaran keluarga.

Selain itu, kebohongan juga dapat dipicu oleh rasa tidak nyaman dalam hubungan, emosi yang dipendam, hingga persoalan yang lebih serius seperti perselingkuhan.

Tanda-Tanda Pasangan Sering Berbohong

Mengenali seseorang yang sedang berbohong bukan perkara mudah. Hingga kini belum ada metode yang mampu memastikan kebohongan secara akurat.

Bahkan, penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychiatry pada 2019 menunjukkan hanya sekitar 54 persen orang yang mampu mengenali kebohongan dengan tepat.

Meski demikian, pasangan yang sering tidak jujur biasanya menunjukkan beberapa perubahan perilaku, seperti:

    • Menghindari kontak mata saat berbicara.
    • Bahasa tubuh terlihat tidak biasa, seperti gelisah, sering menyentuh hidung, atau memainkan rambut.
    • Berbicara terbata-bata atau terdengar gugup.
    • Cerita yang berubah-ubah dan kurang konsisten.
    • Terus-menerus menyangkal tuduhan.
    • Mudah marah saat mendapat pertanyaan.
    • Mengalihkan pembicaraan dari topik tertentu.
    • Memberikan penjelasan yang berlebihan agar terdengar meyakinkan.

Namun, tanda-tanda tersebut tidak selalu menunjukkan seseorang sedang berbohong. Kondisi gugup, cemas, atau tertekan juga dapat memunculkan perilaku serupa. Karena itu, hindari menarik kesimpulan tanpa bukti yang jelas.

Baca Juga :  Ciuman yang Merangsang dan Manfaatnya bagi Tubuh, dari Redakan Stres hingga Jaga Kebersihan Mulut
Cara Menghadapi Pasangan yang Suka Berbohong

Mengetahui pasangan tidak berkata jujur tentu dapat memunculkan rasa kecewa dan marah. Meski begitu, mengambil keputusan saat emosi justru berisiko memperburuk keadaan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.

1. Cari tahu alasan di balik kebohongan

Langkah pertama adalah memahami penyebab pasangan memilih berbohong. Kebohongan sering menjadi cara untuk menutupi persoalan yang belum terselesaikan atau perasaan yang sulit diungkapkan.

Ajak pasangan berdiskusi dalam suasana tenang dan beri kesempatan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Hindari membentak atau melontarkan tuduhan karena sikap tersebut justru dapat membuat pasangan semakin tertutup.

2. Evaluasi diri dan pola komunikasi

Dalam beberapa kondisi, kebohongan muncul sebagai respons terhadap pola komunikasi yang kurang sehat.

Sebagai contoh, pasangan mungkin memilih berbohong soal lembur karena khawatir dimarahi ketika pulang terlambat setelah berkumpul bersama rekan kerja.

Jika ada hal yang tidak disukai, sampaikan alasan secara jelas dan rasional. Komunikasi yang terbuka memberi ruang bagi kedua belah pihak untuk saling memahami tanpa harus menyembunyikan fakta.

3. Bangun komunikasi yang saling mendengarkan

Hubungan yang sehat membutuhkan komunikasi dua arah. Karena itu, luangkan waktu untuk berbicara dari hati ke hati dan mendengarkan keluhan maupun harapan masing-masing.

Diskusi yang dilakukan tanpa saling menyalahkan membantu pasangan merasa lebih aman untuk bersikap jujur. Cara ini juga membuka peluang menemukan solusi yang dapat diterima bersama.

4. Pertimbangkan bantuan konselor pernikahan

Apabila kebohongan terjadi berulang kali atau berkaitan dengan masalah yang sulit diselesaikan sendiri, berkonsultasi dengan konselor pernikahan dapat menjadi pilihan.

Konselor akan membantu pasangan mengidentifikasi akar persoalan, memperbaiki pola komunikasi, sekaligus memberikan pendekatan yang sesuai untuk memulihkan kepercayaan dalam hubungan.

Baca Juga :  Apakah Sering Bertengkar dengan Pasangan Masih Wajar? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kejujuran memang tidak selalu mudah, tetapi komunikasi yang terbuka dan saling menghargai dapat menjadi fondasi untuk membangun kembali kepercayaan dalam rumah tangga. (*/red)

Berita Terkait

Suami yang Baik Bukan Harus Sempurna, Ini Cara Membangun Rumah Tangga Penuh Cinta
Cara Mengembalikan Semangat Hidup Saat Merasa Hampa, Ini Langkah Sederhananya
Benarkah Wanita Selalu Benar? Ini Kata Psikolog
Wanita Mengajak Menikah Duluan, Lumrah Kah? Ini Penjelasan Psikolog
Benarkah Pernikahan Paling Rawan di Tahun Ketujuh? Ini 5 Fase yang Perlu Diketahui
Perselingkuhan di Tempat Kerja Bisa Berawal dari Kedekatan, Ini Cara Mencegahnya
10 Ciri Pasangan Mulai Bosan dalam Hubungan, Kenali Tandanya
Mengenal Cowok Semangka, Terlihat Green Flag tetapi Bisa Jadi Red Flag

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru