Hidung Tersumbat saat Cuaca Dingin? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penulis -

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita mengalami hidung tersumbat. (Foto: Pexels)

Ilustrasi seorang wanita mengalami hidung tersumbat. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Cuaca dingin sering membuat banyak orang mengalami hidung tersumbat. Kondisi ini ternyata tidak selalu menandakan seseorang sedang sakit.

Dalam banyak kasus, hidung justru sedang menjalankan fungsi alaminya untuk menghangatkan dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.

Namun, jika keluhan disertai gejala lain, hidung tersumbat juga dapat menjadi tanda gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai.

Hidung memiliki peran penting dalam menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara yang dihirup. Saat udara dingin dan kering masuk ke saluran pernapasan, selaput hidung akan meningkatkan produksi air dan lendir untuk menjaga kelembapan serta suhu di dalam rongga hidung.

Semakin rendah suhu dan kelembapan udara, semakin banyak lendir yang dihasilkan. Akibatnya, saluran hidung bisa terasa penuh dan memicu hidung tersumbat.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh respons alami tubuh. Berikut beberapa penyebab lain hidung tersumbat saat dingin.

1. Alergi Musiman

Salah satu penyebab paling umum ialah rinitis alergi atau hay fever. Gejala biasanya muncul atau memburuk pada musim tertentu, termasuk saat musim hujan.

Pada periode ini, tanaman menghasilkan lebih banyak serbuk sari yang mudah terbawa angin. Ketika serbuk sari terhirup, tubuh dapat memicu reaksi alergi berupa hidung tersumbat, bersin, hingga hidung berair.

Selain itu, jamur juga berkembang lebih cepat di lingkungan yang lembap. Bagi penderita alergi jamur, kondisi tersebut dapat memperparah keluhan pada saluran pernapasan.

2. Sinusitis

Hidung tersumbat yang disertai rasa tertekan di sekitar pipi, dahi, atau mata bisa mengarah pada sinusitis, yaitu peradangan pada rongga sinus.

Saat cuaca dingin, produksi lendir meningkat sehingga cairan lebih mudah menumpuk di rongga hidung. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri dan memicu iritasi pada sinus.

Baca Juga :  BINA Indonesia Great Sale 2025 Diluncurkan, Wisata Belanja Nasional Dongkrak Pariwisata

Walaupun gejalanya menyerupai rinitis, sinusitis berbeda karena peradangannya terjadi di rongga sinus. Sementara itu, rinitis menyerang selaput lendir hidung. Rinitis yang berlangsung lama juga dapat berkembang menjadi sinusitis.

3. Flu Lebih Mudah Menyerang

Cuaca dingin juga berkaitan dengan meningkatnya risiko flu. Penelitian yang dipublikasikan dalam Open Forum Infectious Diseases menunjukkan bahwa udara dingin dan kering dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi virus influenza.

Udara dingin dapat mengganggu fungsi alami hidung dalam menyaring kuman. Di sisi lain, sistem kekebalan tubuh juga cenderung menurun sehingga virus lebih mudah menginfeksi.

Risiko penularan semakin tinggi karena banyak orang menghabiskan waktu bersama di dalam ruangan saat suhu udara rendah.

4. Rinitis Vasomotor

Penyebab lain hidung tersumbat saat cuaca dingin adalah rinitis vasomotor atau rinitis nonalergi. Kondisi ini menyebabkan peradangan pada rongga hidung dengan gejala yang hampir sama seperti alergi, yakni hidung tersumbat dan sering bersin.

Berbeda dengan rinitis alergi, penyebab rinitis vasomotor belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor dapat memicunya, seperti udara dingin dan kering, makanan pedas, polusi udara, maupun penggunaan obat-obatan tertentu.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Saat Cuaca Dingin

Jika hidung tersumbat muncul ketika suhu udara menurun, beberapa langkah berikut dapat membantu meredakan keluhan.

1. Gunakan humidifier

Humidifier membantu menjaga kelembapan udara di dalam ruangan. Udara yang lebih lembap dapat mengurangi iritasi pada saluran hidung dan membuat pernapasan lebih nyaman.

2. Perbanyak minum air putih

Asupan cairan yang cukup membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah keluar dari rongga hidung.

3. Hirup uap hangat

Menghirup uap dari air hangat dapat membantu melonggarkan lendir yang menyumbat saluran hidung sekaligus membuat pernapasan terasa lebih lega.

Baca Juga :  Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
4. Konsumsi obat sesuai penyebabnya

Apabila hidung tersumbat dipicu alergi, dokter dapat merekomendasikan obat antihistamin atau terapi alergi lainnya.

Sementara itu, jika bukan karena alergi, obat pilek yang mengandung dekongestan dapat membantu meredakan sumbatan pada hidung. Sebaiknya gunakan obat sesuai petunjuk tenaga kesehatan.

5. Lakukan irigasi hidung

Membersihkan rongga hidung menggunakan larutan saline melalui neti pot atau alat semprot khusus dapat membantu mengeluarkan lendir dan membersihkan saluran hidung.

6. Gunakan nasal spray dengan benar

Obat semprot hidung juga dapat membantu mengencerkan lendir. Meski tersedia bebas di apotek, penggunaannya tetap sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter agar tidak memperburuk kondisi, terutama pada penderita alergi.

7. Manfaatkan rempah alami

Jahe, bawang putih, dan cabai mengandung senyawa yang dipercaya membantu mengurangi penumpukan lendir dan melancarkan saluran pernapasan. Rempah-rempah tersebut dapat dikonsumsi sebagai bahan makanan atau diolah menjadi minuman hangat, seperti teh jahe.

Kapan Harus ke Dokter?

Hidung tersumbat akibat cuaca dingin umumnya akan membaik setelah suhu tubuh dan kelembapan saluran napas kembali normal.

Namun, segera periksakan diri ke dokter apabila keluhan tidak kunjung membaik, disertai demam, nyeri wajah yang berat, atau gangguan pernapasan agar penyebabnya dapat dipastikan dan memperoleh penanganan yang tepat. (*/red)

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Kesehatan Sumbar, Fadly Amran Dorong Digitalisasi Herbal
Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru