Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Api Pariaman Ekspres di Dekat Bundaran UNP Padang

Penulis -

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel polisi melakukan olah TKP di depan bundaran UNP, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dok. Polsek Padang Utara)

Personel polisi melakukan olah TKP di depan bundaran UNP, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dok. Polsek Padang Utara)

Padang, Javanusa—Seorang perempuan berinisial DF (46) meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Pariaman Ekspres di jalur rel depan Bundaran Universitas Negeri Padang (UNP), Kecamatan Padang Utara, Selasa (4/8/2026) siang.

Polisi menduga korban mundur ke arah rel saat kereta melintas setelah mengalami pusing.

Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 13.10 WIB di kilometer 12/700, tepat di depan Bundaran Universitas Negeri Padang (UNP), Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara.

Kapolsek Padang Utara AKP Yuliadi membenarkan kejadian itu. Korban diketahui berinisial DF (46), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Raya Piai Tanah Sirah, Kelurahan Tanah Sirah Nan Tigo, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

“Korban meninggal dunia di lokasi akibat tertabrak Kereta Api Pariaman Ekspres B5 yang melaju dari arah Pariaman menuju Simpang Haru,” ujar AKP Yuliadi.

Korban Diduga Mundur ke Rel Saat Kereta Melintas

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika Kereta Api Pariaman Ekspres B5 melintas menuju Shalter Air Tawar. Saat itu, korban berada di tepi jalur rel.

Sejumlah saksi melihat korban tiba-tiba melangkah mundur seolah kehilangan keseimbangan karena pusing. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berteriak memperingatkan datangnya kereta, tetapi korban tidak merespons.

Akibatnya, bagian kepala korban terkena rangkaian kereta yang melintas dengan kecepatan tinggi. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

AKP Yuliadi mengatakan polisi telah meminta keterangan dari tiga saksi mata. Mereka terdiri atas DN (50), seorang agen yang berdomisili di Siteba, PZ (32), petugas keamanan UNP yang tinggal di Air Tawar Barat, serta EA (34), warga Bandar Buat.

“Begitu mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan ke Polsek Padang Utara,” kata AKP Yuliadi.

Baca Juga :  Pria 42 Tahun Hilang di Hutan Biologi Unand, BPBD Padang Kerahkan Dua Tim Pencarian
Polisi dan Tim Medis Lakukan Penanganan

Usai menerima laporan masyarakat, personel Piket SPK bersama fungsi terkait yang dipimpin Pawas Ipda Roy Fandra langsung menuju lokasi kejadian.

Saat petugas tiba, warga bersama personel kesehatan Batalyon 133 telah memberikan pertolongan kepada korban. Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans Batalyon 133 ke Rumah Sakit Hermina.

Namun, tim medis Rumah Sakit Hermina memastikan korban telah meninggal dunia. Setelah itu, polisi segera menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan informasi mengenai musibah tersebut.

Keluarga Jemput Jenazah di Rumah Sakit

AKP Yuliadi menjelaskan keluarga korban berhasil dihubungi sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka berasal dari kawasan Piai, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

“Sekitar pukul 15.50 WIB, pihak keluarga tiba di Rumah Sakit Hermina dan membawa pulang jenazah korban,” ungkapnya.

Dari keterangan keluarga, DF dikenal aktif sebagai relawan yang menggalang sumbangan untuk anak-anak yatim di sebuah yayasan.

Keluarga juga menyampaikan bahwa beberapa hari sebelum kejadian korban sering mengeluhkan sakit kepala atau pusing saat berada di rumah. (*)

Berita Terkait

Polres Sijunjung Bongkar Pencurian Aki Tower Telekomunikasi, Dua Pria Dibekuk
Razia Tempat Hiburan Malam di Guguak, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota Tes Urine Pengunjung
Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru