Layanan Haji 2026 Diperketat, Irjen Kemenhaj Pimpin Apel Siaga Petugas di Makkah

Penulis -

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dendi Suryadi, memimpin langsung apel gabungan PPIH Arab Saudi di beberapa sektor di Makkah, Kamis (14/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dendi Suryadi, memimpin langsung apel gabungan PPIH Arab Saudi di beberapa sektor di Makkah, Kamis (14/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Makkah, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan layanan haji 2026 melalui apel siaga petugas di sejumlah sektor Kota Makkah.

Langkah ini untuk memastikan seluruh jemaah mendapat layanan optimal menjelang puncak ibadah haji.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi, memimpin langsung apel gabungan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di beberapa sektor di Makkah, Kamis (14/5/2026).

Sejauh ini, apel siaga berlangsung di kantor pusat Daerah Kerja Makkah, sektor delapan, sektor enam, dan sektor sepuluh Kota Makkah.

Kegiatan tersebut menghadirkan seluruh PPIH Arab Saudi, Ketua Kloter, pembimbing ibadah kloter, tenaga kesehatan, tenaga musiman, serta tenaga pendukung dari Arab Saudi.

Pengawasan Layanan Haji Diperkuat

Inspektur Wilayah III Kemenhaj, Mulyadi Nurdin, yang turut mengikuti apel tersebut menjelaskan bahwa Inspektorat Jenderal terus mengawasi seluruh layanan jemaah haji di Arab Saudi, termasuk kinerja petugas.

Menurutnya, apel siaga menjadi salah satu langkah pengawasan yang dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal.

“Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji, semua pihak harus meningkatkan kesiagaan dan memastikan semua jemaah terlayani dengan baik. Karena itu, pihak Inspektorat Jenderal melakukan pemantauan rutin ke seluruh unit layanan di Makkah, Madinah, dan bandara,” ujar Mulyadi Nurdin.

Alumni Lemhannas RI tersebut menambahkan apel siaga juga menjadi sarana evaluasi layanan jemaah di setiap sektor.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi media penyampaian informasi kepada petugas haji sekaligus memperkuat semangat dan kekompakan tim kerja.

Pemantauan Akomodasi hingga Transportasi

Dalam kesempatan itu, Inspektur Jenderal juga memantau langsung kelayakan akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, serta transportasi jemaah haji. Selain itu, ia mendengarkan laporan langsung dari petugas di lapangan.

“Pak Irjen mengingatkan seluruh petugas haji agar sungguh-sungguh memberikan layanan maksimal kepada jemaah haji, tidak meninggalkan tugas tanpa alasan, disiplin dalam bekerja, serta memaksimalkan layanan kepada lansia dan disabilitas,” ujar alumni Universitas Al-Azhar Mesir tersebut.

Baca Juga :  Pemberangkatan PPIH Arab Saudi 1447 H Tuntas, 1.751 Petugas Siap Layani Jemaah Haji

Mulyadi Nurdin menambahkan bahwa Inspektorat Jenderal memiliki kewenangan mengawasi seluruh tahapan pelaksanaan ibadah haji.

Hal itu sesuai amanah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah.

Dalam aturan tersebut, Inspektorat Jenderal menjadi unsur pengawas yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Haji dan Umrah.

Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Ruang lingkup pengawasan meliputi aspek kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, serta bentuk pengawasan lainnya.

Karena itu, pihaknya meminta seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh integritas, mematuhi regulasi, dan mengutamakan keselamatan jemaah haji.

“Sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto, pelaksanaan haji tahun ini harus lebih baik dan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas. Kita ingin memastikan semua pihak bekerja untuk menyukseskan hal tersebut,” ujar Mulyadi Nurdin.

Ia juga menyampaikan Inspektorat Jenderal akan mengawasi seluruh lini pelayanan sesuai arahan Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf serta Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Petugas haji merupakan ujung tombak dan representasi negara dalam memberikan layanan kepada jemaah haji. Kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji sangat ditentukan oleh komitmen petugas haji,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB