Anak Nagari Cup I Berakhir, Fadly Amran Dorong Pembinaan Atlet Bulutangkis Muda Kota Padang

Penulis -

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran menutup Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 di ADT Badminton Hall Balai Baru, Senin (15/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang, Fadly Amran menutup Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026 di ADT Badminton Hall Balai Baru, Senin (15/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini melalui Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I Tingkat Kota Padang Tahun 2026.

Kejuaraan yang digelar pada 13–15 Juni 2026 itu resmi ditutup oleh Wali Kota Padang Fadly Amran di ADT Badminton Hall Balai Baru, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Senin (15/6/2026).

Turnamen ini diikuti atlet kategori usia dini putra, usia anak-anak putri, dan usia anak-anak putra dari berbagai klub bulutangkis di Kota Padang.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam persaingan yang berlangsung kompetitif.

Pada akhir kejuaraan, PB Polda Sumbar berhasil meraih gelar juara umum. Klub tersebut mengumpulkan dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu sehingga menempati posisi teratas klasemen perolehan medali.

Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Muda

Dalam sambutannya, Fadly Amran mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, mulai dari panitia, pelatih, atlet, hingga orang tua peserta.

Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan mampu berprestasi di berbagai level kompetisi.

“Selamat kepada para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Bagi yang belum berhasil meraih prestasi, jangan berkecil hati. Dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berlatih serta meningkatkan kemampuan di masa mendatang,” ujar Fadly Amran.

Ia berharap Anak Nagari Cup dapat menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya menghadirkan kompetisi. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet usia dini dan pencarian bibit unggul bulutangkis Kota Padang.

“Pemko Padang berkomitmen mendukung pengembangan olahraga prestasi melalui sinergi dengan KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, dan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan program Padang Balomba aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” tegasnya.

Baca Juga :  17 Atlet Agam Perkuat Kontingen Sumbar di PON Aceh-Sumut
DPRD Nilai Turnamen Perkuat Budaya Olahraga

Anggota DPRD Kota Padang Iskandar menilai penyelenggaraan turnamen tersebut sejalan dengan upaya mendukung Program Padang Juara sekaligus memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat.

Ia mengatakan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Tetapi juga berkontribusi membentuk generasi muda yang sehat dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif.

“Kegiatan ini untuk mencari bibit-bibit dan potensi atlet bulutangkis Kota Padang. Ternyata kita memiliki banyak atlet muda yang potensial,” katanya.

KONI Siapkan Tujuh Kejuaraan Bulutangkis

Ketua KONI Kota Padang Erianto menyebut Anak Nagari Cup I sebagai bukti nyata keseriusan berbagai pihak dalam melakukan pembinaan atlet sejak usia dini.

Untuk memperluas ruang kompetisi bagi atlet muda, KONI Padang berencana menggelar sedikitnya tujuh kejuaraan bulutangkis sepanjang tahun 2026. Dengan harapan program tersebut mampu melahirkan atlet yang memiliki kualitas dan daya saing lebih baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Anak Nagari Cup I 2026 Heru Supriadi menjelaskan turnamen perdana ini berhasil melibatkan puluhan atlet dari berbagai klub bulutangkis di Kota Padang.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat berkembang menjadi agenda yang lebih besar dan pada masa mendatang mampu menjangkau tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Terima kasih kepada Pemko Padang, KONI Padang, para sponsor, panitia, pelatih, wali murid. Serta seluruh peserta yang telah mendukung suksesnya turnamen ini. Apresiasi khusus kami sampaikan kepada Anggota DPRD Padang, bapak Iskandar yang mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir)-nya,” ujar Heru.

Penyerahan Trofi Jadi Puncak Acara

Rangkaian Anak Nagari Cup I 2026 ditutup dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para juara di masing-masing kategori.

Turut hadir dalam acara penutupan antara lain Anggota DPRD Kota Padang Alfi Beben One, Ketua KONI Kota Padang Erianto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari. Camat Kuranji Rozaldi Rosman, Bendahara Umum KONI Kota Padang Zulhardi Z. Latif, serta jajaran pengurus KONI Kota Padang. (*/red)

Baca Juga :  Kapal TB Simponi Terbakar di Perairan Padang, 1 Awak Kapal Meninggal

Berita Terkait

Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap Mandalika, Aprilia Kuasai Tiga Besar
Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain
Maigus Nasir Lepas 12 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026, Berharap Bawa Pulang Medali
Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026
Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026
Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  
Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026
Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru