Payudara Kendur? Ini Cara Mengencangkannya dengan Olahraga hingga Operasi Mastopeksi

Penulis -

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita melakukan latihan bench press di pusat kebugaran. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi seorang wanita melakukan latihan bench press di pusat kebugaran. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Payudara kendur merupakan kondisi yang umum dialami banyak wanita seiring bertambahnya usia, perubahan berat badan, hingga kehamilan.

Kondisi ini sering memengaruhi rasa percaya diri. Kabar baiknya, ada sejumlah cara mengencangkan payudara yang dapat dipilih, mulai dari latihan fisik hingga prosedur medis.

Penyebab Payudara Kendur

Kekencangan payudara dipengaruhi oleh elastisitas ligamen dan jaringan penyangganya. Ketika elastisitas tersebut menurun, bentuk payudara perlahan berubah dan tampak mengendur.

Salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah kehamilan. Selama masa kehamilan, ukuran payudara membesar sebagai persiapan menyusui.

Kondisi ini membuat ligamen penyangga meregang sehingga beberapa bulan setelah melahirkan payudara dapat terlihat lebih kendur, baik pada ibu yang menyusui maupun yang tidak.

Selain itu, kebiasaan merokok, pertambahan usia, dan kelebihan berat badan juga berkontribusi terhadap berkurangnya elastisitas jaringan payudara.

Olahraga untuk Membantu Mengencangkan Payudara

Meski olahraga tidak dapat mengubah jaringan payudara secara langsung, latihan yang memperkuat otot dada mampu membuat area dada terlihat lebih padat dan menopang bentuk payudara dengan lebih baik.

Beberapa latihan yang dapat dilakukan antara lain:

1. Bench Press

Berbaring di atas bangku datar (flat bench) sambil memegang barbel dengan kedua tangan. Rentangkan lengan ke atas, lalu turunkan barbel hingga sejajar dengan dada sebelum mengangkatnya kembali ke posisi awal. Ulangi gerakan sesuai kemampuan.

2. Push-Up

Posisikan kedua telapak tangan sedikit lebih lebar dari bahu. Tumpukan berat badan pada ujung jari kaki dengan tubuh tetap lurus dari kepala hingga tumit.

Turunkan tubuh hingga dada mendekati lantai tanpa menyentuh permukaan, kemudian dorong tubuh kembali ke posisi semula. Lakukan beberapa repetisi secara bertahap.

3. Dumbbell Fly atau Barbell Fly

Berbaring di atas flat bench dengan kedua kaki menapak lantai. Pegang beban di kedua tangan, lalu rentangkan lengan perlahan ke samping hingga sejajar dengan dada. Setelah itu, angkat kembali ke posisi awal.

Baca Juga :  Jabatan Berakhir, Hendri Septa dan Ekos Albar Serahkan Kunci Rumah Dinas

Pemilihan beban yang sesuai menjadi faktor penting dalam latihan ini. Beban yang cukup menantang membantu melatih otot dada secara optimal. Penggunaan sport bra juga disarankan agar payudara tetap mendapat penyangga selama berolahraga.

Operasi Mastopeksi untuk Mengencangkan Payudara

Selain olahraga, prosedur bedah dapat menjadi pilihan bagi wanita yang menginginkan perubahan bentuk payudara secara lebih signifikan.

Salah satu tindakan yang umum dilakukan adalah mastopeksi atau operasi pengencangan payudara. Dokter akan mengangkat kelebihan kulit sekaligus mengencangkan jaringan di sekitar payudara sehingga bentuknya tampak lebih kencang.

Sebelum menjalani operasi, pasien perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan prosedur sesuai dengan kondisi kesehatan. Dokter juga biasanya menyarankan pasien menghentikan kebiasaan merokok serta sementara waktu tidak mengonsumsi obat tertentu yang dapat meningkatkan risiko perdarahan saat operasi.

Mana yang Lebih Aman?

Olahraga menjadi pilihan yang lebih aman karena tidak melibatkan tindakan bedah. Latihan rutin juga memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sebaliknya, operasi mastopeksi memang mampu memberikan hasil yang lebih cepat, tetapi tetap memiliki risiko seperti perdarahan, infeksi, dan terbentuknya jaringan parut.

Apa pun metode yang dipilih, menjaga berat badan tetap ideal dan menerapkan pola makan bergizi tetap menjadi langkah penting untuk membantu mempertahankan bentuk payudara dalam jangka panjang. (*)

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Kesehatan Sumbar, Fadly Amran Dorong Digitalisasi Herbal
Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru