Sering Ngantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tubuh Kekurangan 15 Nutrisi Ini

Penulis -

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita mengantuk. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi wanita mengantuk. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Rasa kantuk yang muncul berulang kali tidak selalu berkaitan dengan kurang tidur. Dalam beberapa kondisi, tubuh yang kekurangan vitamin dan mineral tertentu juga dapat mengalami kelelahan hingga sulit mempertahankan kewaspadaan.

Nutrisi memiliki peran penting dalam produksi energi, pembentukan sel darah, fungsi saraf, hingga metabolisme tubuh. Ketika kebutuhan zat tertentu tidak terpenuhi, tubuh dapat memberikan sinyal berupa lemas, mudah lelah, dan sering mengantuk.

Dilansir dari KlikDokter, berikut 15 vitamin dan mineral yang perlu diperhatikan karena kekurangannya dapat berkaitan dengan rasa lelah dan kantuk berlebihan.

1. Vitamin B12

Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi sistem saraf. Kekurangan nutrisi ini dapat memicu anemia megaloblastik yang membuat tubuh mudah lelah.

Akibatnya, seseorang dapat merasa lesu dan lebih sering mengantuk. Vitamin B12 banyak ditemukan dalam daging, ikan, telur, dan produk susu.

2. Vitamin D

Vitamin D tidak hanya mendukung kesehatan tulang, tetapi juga berperan dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.

Kadar vitamin D yang rendah dapat berkaitan dengan rasa lelah berkepanjangan. Sumbernya antara lain paparan sinar matahari, ikan berlemak, dan produk susu fortifikasi.

3. Vitamin C

Sebagai antioksidan, vitamin C membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Kekurangan vitamin ini juga dapat berhubungan dengan anemia dan penurunan energi.

Buah jeruk, stroberi, serta berbagai sayuran hijau menjadi sumber vitamin C yang mudah ditemukan dalam menu sehari-hari.

4. Zat Besi

Zat besi membantu tubuh membentuk hemoglobin, protein yang membawa oksigen melalui darah ke berbagai jaringan.

Saat tubuh kekurangan zat besi, anemia defisiensi besi dapat terjadi. Kondisi ini sering menimbulkan gejala berupa lemas, cepat lelah, dan mudah mengantuk.

Daging merah, kacang-kacangan, dan sayuran hijau dapat menjadi sumber zat besi.

Baca Juga :  Dispar Padang Beri Pelatihan Subsektor Musik Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
5. Magnesium

Magnesium terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia tubuh, termasuk proses produksi energi.

Asupan magnesium yang kurang dapat membuat tubuh terasa mudah lelah. Kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau mengandung mineral ini.

6. Kalsium

Selama ini kalsium lebih dikenal karena manfaatnya bagi tulang. Padahal, mineral ini juga mendukung kerja otot dan sistem saraf.

Kekurangan kalsium dapat berkontribusi terhadap rasa lelah. Produk susu, ikan bertulang lunak, dan sayuran hijau merupakan beberapa sumbernya.

7. Kalium

Kalium membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Mineral ini juga mendukung fungsi saraf serta kontraksi otot.

Kadar kalium yang rendah dapat menyebabkan kelemahan otot dan kelelahan. Pisang, kentang, dan sayuran hijau menjadi sumber kalium yang umum dikonsumsi.

8. Zinc

Zinc atau seng memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh dan proses sintesis protein.

Kekurangan zinc dapat memengaruhi kondisi tubuh dan memicu rasa lelah. Nutrisi ini dapat diperoleh dari daging, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

9. Vitamin B6

Vitamin B6 berperan dalam metabolisme protein dan pembentukan neurotransmitter yang membantu fungsi sistem saraf.

Ketika asupannya kurang, tubuh dapat mengalami kelelahan. Daging, ikan, dan pisang termasuk sumber vitamin B6.

10. Folat atau Vitamin B9

Folat dibutuhkan tubuh untuk membentuk dan memelihara sel-sel baru. Nutrisi ini memiliki peran penting, terutama pada masa pertumbuhan dan kehamilan.

Kekurangan folat dapat menyebabkan anemia megaloblastik yang memicu rasa lelah dan kantuk. Sayuran hijau, buah jeruk, dan biji-bijian mengandung folat.

11. Vitamin E

Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Asupan yang tidak mencukupi dapat berkaitan dengan gangguan fungsi tubuh dan kelelahan. Kacang-kacangan, biji-bijian, serta sayuran hijau menjadi sumber vitamin E.

Baca Juga :  Capaian Progul Lampaui Target, Inspektur Buka Musrenbang Kecamatan Lubuk Begalung
12. Iodin

Iodin diperlukan tubuh untuk memproduksi hormon tiroid. Hormon tersebut berperan besar dalam mengatur metabolisme dan penggunaan energi.

Kekurangan iodin dapat menyebabkan hipotiroidisme dengan salah satu gejala berupa tubuh mudah lelah dan mengantuk. Garam beryodium, makanan laut, dan produk susu dapat menjadi sumber iodin.

13. Selenium

Selenium merupakan mineral yang memiliki fungsi antioksidan dan membantu melindungi sel tubuh.

Kekurangan selenium dapat memengaruhi fungsi tubuh dan memicu kelelahan. Mineral ini terdapat pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan daging.

14. Kromium

Kromium berperan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Tubuh membutuhkan mineral ini dalam jumlah kecil untuk mendukung proses metabolisme.

Kekurangan kromium dapat berkaitan dengan penurunan energi dan rasa lelah. Daging, kacang-kacangan, serta biji-bijian dapat menjadi sumber kromium.

15. Omega-3

Omega-3 memang bukan vitamin atau mineral, tetapi asam lemak ini penting bagi fungsi otak dan kesehatan jantung.

Asupan omega-3 yang kurang dapat berkaitan dengan kelelahan. Ikan berlemak, biji chia, dan biji rami merupakan beberapa sumber omega-3.

Sering Mengantuk Jangan Langsung Dianggap Sepele

Rasa kantuk yang terus muncul dapat memiliki banyak penyebab. Kurang tidur memang menjadi salah satu faktor utama, tetapi kecukupan nutrisi juga perlu diperhatikan.

Vitamin B12, vitamin D, vitamin C, zat besi, magnesium, dan berbagai mineral lain mendukung produksi energi serta fungsi tubuh sehari-hari.

Memenuhi kebutuhan nutrisi melalui pola makan seimbang dapat membantu menjaga energi dan kebugaran. Namun, jika rasa kantuk berlebihan terus terjadi meski waktu tidur cukup, pemeriksaan medis perlu dipertimbangkan untuk mengetahui penyebabnya. (*)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru