Padang, Javanusa—Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Liliek Mahendro Susilo, mengingatkan jemaah haji Sumbar agar tidak sampai kelelahan.
Selain itu, ia menekankan agar aktivitas di luar hotel tidak diforsir. Dengan demikian, jemaah disarankan beraktivitas pada malam hari.
Kemudian, Liliek menyampaikan pesan tersebut saat menyambangi jemaah haji Embarkasi Padang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Baca Juga: Daker Makkah Pastikan Hotel Jemaah Haji Penuhi Standar Pelayanan
“Alhamdulillah, jika dibandingkan tahun lalu, jemaah Sumbar kini terlihat segar dan sehat,” ujarnya.
Hasil Skrining Istitha’ah
Mudah-mudahan, pemeriksaan istitha’ah kesehatan telah berjalan dengan baik. Melalui skrining ini, jemaah yang dinyatakan istitha’ah dinilai mampu secara fisik dan mental untuk melaksanakan ibadah haji. Dengan demikian, mereka akan menjalankan rangkaian ibadah dalam kondisi prima.
Karena cuaca saat musim Arafah mencapai 40–50°C, jemaah diimbau mengurangi aktivitas di siang hari. Oleh karena itu, jika ingin keluar hotel, usahakan pada malam hari. Apabila terpaksa keluar siang hari, gunakan masker, topi, kacamata hitam, dan semprotan air yang disediakan Dinas Kesehatan serta Kemenag.
Empat Langkah Pencegahan
- Minum Cairan Oralit
Setiap jemaah, terutama lansia, dianjurkan meminum oralit setiap hari. Oralit telah disediakan dalam tas jemaah; campur dengan air kemasan dan minum minimal setelah aktivitas di luar hotel untuk mencegah dehidrasi. - Makan Teratur
Jangan sampai telat makan karena asyik itikaf di masjid. Oleh sebab itu, sediakan bekal makanan agar kebutuhan energi tetap tercukupi. - Bawa Tas Sendal
Saat ke masjid, gunakan tas untuk menyimpan sendal. Dengan demikian, kaki terhindar dari lecet akibat menapak langsung di lantai. - Hindari Air Zam-zam Dingin
Pilih air zam-zam biasa agar risiko batuk dan pilek dapat diminimalkan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar meminta jemaah haji untuk memperhatikan kesehatan secara mandiri. Melalui bimbingan manasik, jemaah sudah diarahkan mencegah aktivitas berlebih di luar keperluan haji. Selain itu, mereka diminta berjalan kaki secara teratur untuk menjaga kebugaran.
“Karena keterbatasan petugas, jemaah diharapkan mandiri bersama regu masing-masing. Kurangi belanja yang tidak perlu agar fokus ibadah tetap terjaga,” pesan Kakanwil, Minggu (11/5/2025).
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan seluruh jemaah haji Sumbar dapat melaksanakan ibadah dengan sehat, aman, dan khusyuk. (*/red)
Sumber: Humas Kemenag Sumbar






