Wako Yota Balad Tebar Ribuan Benih Ikan Lele di Desa Ampalu

Penulis -

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad menebar benih lele di kolam bioflok Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Selasa (10/2/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad menebar benih lele di kolam bioflok Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Selasa (10/2/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman Yota Balad menebar benih lele di kolam bioflok Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan usaha produktif desa berbasis sistem budidaya modern.

Yota Balad mengapresiasi langkah BUMDes Ampalu Makmur yang mengelola potensi desa di sektor perikanan. Menurut dia, model usaha ini sejalan dengan fungsi BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Program budidaya ikan lele ini bukti BUMDes bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa. Usaha desa harus menghasilkan pendapatan bagi masyarakat,” kata Yota Balad.

Ia menegaskan, hasil panen lele akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pariaman. Skema ini sekaligus menciptakan rantai pasok pangan lokal.

Pemko Pariaman menargetkan dapur MBG di Kecamatan Pariaman Utara menyerap hasil budidaya Desa Ampalu. Selain lele, kawasan sekitar kolam juga disiapkan untuk pengembangan sayuran hidroponik.

“Dapur MBG membutuhkan bahan pangan rutin untuk konsumsi anak-anak. Kita dorong pasokan lele dan sayur berasal dari desa setempat,” ujarnya.

Ia menilai integrasi perikanan dan pertanian akan memperkuat ketahanan pangan lokal. Model ini juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

Sistem Akuaponik dan 10 Kolam Bioflok

Ketua BUMDes Ampalu Makmur, Syafri Hendri (49), menjelaskan budidaya dilakukan dengan pendekatan akuaponik. Sistem ini menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

“Akuaponik adalah sistem berkelanjutan yang menggabungkan akuakultur dan hidroponik dalam satu siklus,” kata Syafri.

Saat ini tersedia 10 kolam bioflok. Setiap kolam diisi sekitar 3.000 ekor lele.

Dari 10 kolam tersebut, total tebar mencapai sekitar 30.000 ekor lele. BUMDes menaksir potensi keuntungan mencapai Rp 28,5 juta dalam satu siklus panen tiga bulan.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Tinjau Tambang Emas Ilegal Sijunjung, Minta Penambang Segera Urus IPR

Permintaan pasar mulai terbentuk dari dapur MBG Pariaman Utara. Selain lele segar, permintaan juga datang untuk produk lele salai.

“Ke depan kami siapkan produk lele siap saji dengan nasi dan sayur kangkung. Pasarnya menyasar kantor dinas di lingkungan Pemko Pariaman,” ujar Syafri.

BUMDes Ampalu Makmur menargetkan Desa Ampalu menjadi salah satu sentra produksi lele di Kota Pariaman. Program ini diharapkan memperkuat ekonomi desa sekaligus pasokan pangan lokal. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru