Pembangunan Sisi Darat Pelabuhan Teluk Tapang Dimulai, Proyek Rp83,75 Miliar Serap Tenaga Kerja Lokal

Penulis -

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan patok batas lahan pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang oleh KSOP Kelas II Teluk Bayur, Kamis (5/2/2026). (Foto: Kominfo Pasbar)

Pemasangan patok batas lahan pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang oleh KSOP Kelas II Teluk Bayur, Kamis (5/2/2026). (Foto: Kominfo Pasbar)

Pasbar, Javanusa—Pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) resmi dimulai.

Tahap awal ditandai pemasangan patok batas lahan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur, Kamis (5/2/2026). Proyek ini bernilai Rp83,75 miliar dan ditargetkan selesai Oktober 2026.

Kegiatan penetapan batas lahan dilakukan bersama sejumlah instansi provinsi dan kabupaten. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan KSOP, Dinas Perhubungan Sumbar, Dinas Kehutanan Sumbar, serta OPD Pasaman Barat.

Langkah ini menjadi penanda dimulainya pekerjaan fisik infrastruktur penunjang sisi darat pelabuhan. Area tersebut sebelumnya telah dinyatakan aman untuk pembangunan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Perhubungan Laut, Hakim, mengatakan proyek dikerjakan PT Sumber Bangun Sentosa. Nilai kontrak tercatat sebesar Rp83,75 miliar.

“Masa kerja proyek selama 330 hari kalender dan ditargetkan selesai hingga 15 Oktober 2026. Kami berharap dukungan semua pihak agar pekerjaan berjalan lancar,” ujarnya.

Libatkan Tenaga Kerja Lokal 10–20 Persen

Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur, Chairul Awaluddin, menegaskan proyek ini akan melibatkan tenaga kerja lokal. Kebijakan itu disepakati bersama pelaksana dan tokoh masyarakat Air Bangis.

“Kami berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokal sekitar 10 sampai 20 persen dari total kebutuhan,” kata Chairul.

Menurut dia, prioritas diberikan kepada warga terdampak bencana dan masyarakat yang kehilangan mata pencaharian. Skema ini diharapkan membantu pemulihan ekonomi setempat.

Tahap Awal Rekrut 40–50 Pekerja

Penanggung jawab kegiatan dari PT Sumber Bangun Sentosa, Sadar, menyatakan pihaknya siap menjalankan komitmen tersebut. Pada tahap awal, perusahaan akan merekrut puluhan pekerja sesuai kebutuhan lapangan.

“Untuk awal pekerjaan, kami siapkan sekitar 40 sampai 50 tenaga kerja. Jumlahnya menyesuaikan tahapan dan keahlian,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Dharmasraya Sosialisasikan Rencana Operasional Pasar Modern Sungai Rumbai

Pemkab Pasbar menyambut pembangunan pelabuhan ini sebagai proyek strategis. Infrastruktur tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.

Kepala Dinas Perkimtan Sumbar Ahdiyarsyah, yang juga tokoh masyarakat Air Bangis, menyebut pelabuhan itu telah lama dinantikan warga. Ia menilai proyek ini menjadi momentum kebangkitan kawasan pesisir.

“Sebagai anak nagari Air Bangis, kami sangat menyambut baik. Ini bisa menjadi titik kebangkitan ekonomi daerah,” katanya.

Pelabuhan Teluk Tapang direncanakan menjadi simpul logistik strategis di wilayah utara Sumatera Barat. Kawasan ini juga berbatasan dekat dengan Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Lokasinya berjarak sekitar tiga kilometer dari perbatasan provinsi. Posisi tersebut dinilai potensial untuk memperkuat konektivitas distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi regional. (*/red)

Berita Terkait

Rumah Tari Sikambang Group Tampilkan Kreativitas Anak di PNC, Seni Jadi Positif Bentuk Karakter Generasi Muda
Rabu Belajar BKPSDM Padang Diikuti 1.300 ASN dari Berbagai Daerah di Indonesia
Pemko Padang dan Perumda PSM Tindak Lanjuti Keluhan Trans Padang, Awak Bus Terancam Sanksi Tegas
Pemko Padang Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral, Dorong OPD Susun Kebijakan Berbasis Data
Pemko Padang Petakan Kerja Sama Daerah hingga 2029, Pastikan Selaras dengan RPJMD
Fadly Amran Temui Menteri PKP, Padang Butuh Rp30 Miliar untuk Infrastruktur Huntap
Maigus Nasir: Padang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Target Jadi Rujukan Nasional
Wawako Maigus Nasir Apresiasi Masjid Rahmah Padang Santuni 24 Anak Yatim

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WIB

Kasus Haji dan Umrah Meningkat, Kemenhaj Perkuat Pengawasan dengan Tambahan PPNS

Kamis, 5 November 2026 - 19:21 WIB

Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dibuka, Kemenhaj Tegaskan Transparansi

Rabu, 4 November 2026 - 16:01 WIB

Kemenhaj Sumbar Telusuri Identitas Travel Umrah, Soroti Penggunaan Siskopatuh Antarperusahaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:40 WIB

Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dibuka 5 November, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Rabu, 4 November 2026 - 14:55 WIB

Gagal Pulangkan 95 Jemaah Umrah, Kemenhaj Blokir SISKOPATUH PT Assyifa Berkah Mandiri

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Kemenhaj Sumbar Temukan 5 Travel Umrah Diduga Tak Berizin, Siapkan Penindakan

Senin, 2 November 2026 - 19:33 WIB

Sidak di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan 127 Jemaah Hayat Travel Berangkat Pakai Izin Travel Lain

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Wamenhaj Dahnil: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

Berita Terbaru

Para finalis UMKM Champion 2026 siap menembus pasar internasional melalui inovasi produk dan penguatan bisnis. (Foto: Pemko Padang)

Ekonomi Bisnis

15 Finalis UMKM Champion 2026 Padang Siap Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:43 WIB