Fadly Amran Paparkan Smart Surau di Hadapan 19 Ribu Jemaah BKMT se-Sumbar, 60 Ribu Siswa Rutin Salat Subuh Berjamaah

Penulis -

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri Wisata Dakwah BKMT se-Sumbar di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Minggu (7/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri Wisata Dakwah BKMT se-Sumbar di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Minggu (7/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran memaparkan Program Unggulan (Progul) Smart Surau di hadapan ribuan jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Sumbar saat kegiatan Wisata Dakwah di Masjid Baiturrahmah, Aie Pacah, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setdaprov Sumbar Adib Alfikri, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar, Ketua BKMT Sumbar Abdul Aziz, Ketua Pengurus Daerah BKMT Kota Padang Prof Salmadanis, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar M. Rifki, serta Kepala Kementerian Agama Kota Pariaman Edy Oktaviandi.

Smart Surau Dorong Puluhan Ribu Siswa Salat Subuh Berjamaah

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada pengurus BKMT Sumbar yang memilih Masjid Baiturrahmah sebagai pusat kegiatan wisata dakwah.

Menurutnya, Program Smart Surau yang dijalankan Pemerintah Kota Padang menunjukkan hasil positif dalam membangun karakter generasi muda melalui aktivitas keagamaan di masjid dan musala.

Fadly menyebut, sejak program tersebut berjalan, puluhan ribu pelajar mulai membiasakan diri melaksanakan salat subuh berjamaah.

“Dari sekitar 90 ribu siswa sekolah di Kota Padang, sebanyak 60 ribu siswa hadir secara rutin di masjid dan musala setiap subuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang terus mendorong semangat pelajar untuk meramaikan rumah ibadah melalui pemberian reward secara berkala.

“Pada Progul Smart Surau, ada empat gerakan yang kita buat, seperti salat subuh berjamaah atau Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, penyediaan ruang digital, serta fasilitasi rumah tahfiz,” kata Fadly.

“Semua siswa yang rutin hadir salat subuh diberi reward per tiga bulan sekali,” tambahnya.

Reward hingga Program Umrah untuk Pelajar

Fadly menegaskan, bentuk penghargaan bagi peserta Smart Surau akan terus meningkat setiap tiga bulan sebagai motivasi bagi pelajar.

Baca Juga :  Pemko Padang dan Minang Diaspora Malaysia Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Budaya

Bahkan, Pemerintah Kota Padang menargetkan program umrah bagi siswa dan orang tua yang konsisten mengikuti salat subuh berjamaah selama satu tahun.

“Jika sudah berjalan setahun, kita bercita-cita akan memberangkatkan umrah bagi anak dan orang tua yang selalu hadir salat subuh,” ungkapnya.

Ia menilai Smart Surau menjadi salah satu upaya penting dalam memperkuat pembinaan generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial.

“Smart Surau merupakan benteng bagi anak-anak kita. Jika benteng tidak kuat, semua akan rapuh,” tegasnya.

Menurut Fadly, program tersebut juga berperan sebagai benteng dari berbagai persoalan remaja, seperti tawuran, pergaulan bebas, penyimpangan sosial, dan bentuk kenakalan lainnya.

Selain itu, ia mengaku senang karena Kota Padang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan wisata dakwah BKMT Sumbar.

Menurutnya, Masjid Baiturrahmah memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung ribuan jemaah yang hadir dari berbagai daerah di Sumbar.

BKMT Sumbar Ajak Jemaah Perkuat Iman dan Ibadah

Mewakili Gubernur Sumbar, Adib Alfikri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan wisata dakwah BKMT se-Sumbar.

Ia mengajak seluruh jemaah untuk terus memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini.

“Mari kita terus menjaga dan memperkuat iman serta tertibkan ibadah. Insya Allah di tengah krisis saat ini, kita dapat terjaga dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah BKMT Kota Padang Prof Salmadanis menyebut jumlah jemaah yang hadir mencapai sekitar 19.000 orang.

Menurutnya, para jemaah berasal dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang mengikuti agenda wisata dakwah secara bergilir setiap bulan.

“Ini merupakan jihad kita bersama, karena siapa yang melangkahkan kakinya dalam mencari ilmu, Allah akan memudahkan hidup di dunia dan akhirat,” katanya.

Baca Juga :  Buka Muskerkot PMI Padang, Andree Algamar: PMI Garda Terdepan Aksi Kemanusiaan

Kegiatan Wisata Dakwah BKMT se-Sumatera Barat menghadirkan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumbar M. Rifki sebagai penceramah.

Ribuan jemaah memadati bagian dalam maupun area luar Masjid Baiturrahmah. Mereka mengikuti rangkaian pengajian dengan khusyuk hingga kegiatan berakhir. (*/red)

Berita Terkait

Atasi Kemacetan Pengisian Solar di SPBU, Pemko Padang Terapkan Sistem Antrean Digital
Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru